By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Komisi II Ingatkan Soal Pelayanan Imunisasi di Puskesmas
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Komisi II Ingatkan Soal Pelayanan Imunisasi di Puskesmas

Editor
Editor Published April 5, 2024
Share
SHARE

Medan,-Program prioritas bidang kesehatan oleh Walikota Medan Boby Afif Nasution tentu saja ternoda. Pasalnya, pelayanan imunisasi untuk bayi sehat di Posyandu dan Puskesmas Kota Medan tidak didukung ketersediaan obat. Dimana, jenis vaksin yang seharusnya diberikan kepada Bayi ternyata kosong.

Melihat kondisi demikian, tentu saja keseriusan dan perhatian Pemko Medan untuk menjamin kesehatan Bayi patut dipertanyakan. Ketiadaan obat vaksin, Dinkes Medan dinilai mulai lalai dan kurang peduli.

Seperti keluhan yang disampaikan salah seorang Ibu bayi NM di Posyandu lingkungan IV Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas saat mengikuti imunisasi, Jumat (5/4/2025).

Bayinya umur 3 bulan tidak mendapat Vaksin DPT-HB-Hib 1 karena kekosongan vaksin tersebut. Pada hal, sesuai aturan anjuran kesehatan setelah bayi umur 2 bulan harus mendapat imunisasi vaksin DPT-HB-Hib 1 dan setelah bayi 3 bulan harus mendapat vaksin DPT-HB-Hib 2.

“Saat imunisasi bulan Maret lalu, vaksin DPT-HB-Hib 1 belum dapat dan dijanjikan bulan April ini memenuhi imunasi yang tertinggal. Ternyata bulan April ini vaksin ini belum juga dapat, sama halnya dengan vaksin DPT-HB-Hib 2,” sebut NM.

Begitu juga dengan jenis vaksin PCV 2, seyogianya vaksin tersebut sudah saatnya diberikan untuk Bayi 3 bulan. Tetapi, NM mengaku pada saat jadwal imunisasi ke Posyandu Jumat (5/4/2024) tidak dapat juga. Alasan petugas Posyandu, Vaksin lagi kosong sudah 2 bulan.

Menurut, petugas Posyandu di lingkungan IV Timbang Deli, Martina mengatakan sudah 2 bulan vaksin imunisasi kosong. Vaksin tersebut disalurkan melalui Dinas Kesehatan Kota Medan. Martina pun menyebut merasa kurang enak sama warga karena tidak menyanggupi kebutuhan vaksin. Sementara kegiatan imunisasi harus tetap dilaksanakan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dan staf bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Zul Hasibuan mengaku jika stok Vaksin dua bulan kosong. “Memang bulan lalu ada tetapi stok terbatas. Vaksin sudah 2 bulan tidak kita dapat lagi. Penyaluran Vaksin itu dari Kemenkes melaui Dinkes Sumut lalu disalurkan ke Dinkes Medan hingga ke Posyandu,” terang Zul Hasibuan.

Diketahui, anak yang tidak menerima imunisasi rentan mengalami berbagai macam penyakit. Tetapi dengan melakukan imunisasi akan dapat mencegah berbagai penyakit seperti hepatitis, TBC, batuk rejan dan difteri.

Menanggapi hal diatas, anggota Komisi 2 DPRD Medan yang membidangi kesehatan Dodi Robert Simangunsong kepada Senin (8/4/2024) mengaku belum mendapat informasi akurat. Tetapi jika hal itu benar, Dodi mendorong Dinkes Kesehatan Medan melakukan upaya guna percepatan mendapat Vaksin dimaksud demi kebutuhan kesehatan bayi di Kota Medan.

“Kekosongan itu harus segera diisi, jangan sampai bayi terlambat mendapat Vaksin yang bisa berdampak buruk. Kepala Dinkes Medan diharapkan mendukung penuh program Walikota Medan yang konsen terhadap pelayanan kesehatan,” ujar Dodi.

Disampaikan Dodi Robert Simangunsong yang lolos ke DPRD Medan periode 2024-2029 ini, selama ini Pemko Medan melalui Dinkes Medan telah memberikan pelayanan kesehatan yang prima melalui UHC. Dodi mengatakan, pelayanan kesehatan untuk bayi kiranya lebih prioritas lagi.

“Kesehatan bayi sebagai generasi bangsa ke depan harus mendapat pelayanan maksimal sejak dini dan jangan sampai terabaikan,” harap Dodi.

You Might Also Like

Akhirnya Preman Kampungan Penendang Wanita Hamil dan Penganiaya Suaminya Diringkus Polisi

Viral !!! Aksi Preman Kampung Tendang Wanita Hamil dan Pukuli Suaminya Disini TKPnya !!!

Aksi Penangkapan Narkoboy di Bagan Deli Mendapat Perlawanan, Polisi Terpaksa Lepaskan Tembakan !!!

Agus Setiawan Desak Wali Kota Evaluasi Kadis DLH Medan Usai Pohon Tumbang Timbulkan Korban dan Kerugian Warga

Pembuangan Limbah Tinja Diduga dari Rutan Labuhan Deli ke Dalam Parit Umum Resahkan Warga, Begini Sanksi Hukumnya !!!

TAGGED: DPRD Medan, Medan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor July 3, 2024 April 5, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Permudah Masyarakat Kenali Sejarah Medan, Bobby Nasution Luncurkan Bus Wisata
Next Article Ranking FIFA Indonesia Melesar ke Peringat 134 Dunia
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

80 Kasus Narkotika dan Amankan 97 Tersangka Diungkap Polresta Ds
HOME KRIMINAL
Rupiah Tembus 18.000/1 Dolar AS
EKONOMI
Akhirnya Preman Kampungan Penendang Wanita Hamil dan Penganiaya Suaminya Diringkus Polisi
HOME KRIMINAL Medan
Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026, Optimalkan Penegakan Hukum Elektronik
KRIMINAL
- Advertisement -
June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« May    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?