Oxfordshire,-Prinsipal Williams, James Vowles, memastikan tim tetap percaya diri meski absen dari Shakedown Barcelona jelang Formula 1 2026. Keputusan itu diambil demi kesiapan maksimal menghadapi tes pramusim resmi di Bahrain.
Vowles mengungkap adanya masalah produksi yang terdeteksi pada pekan kedua Januari dan berdampak pada beberapa komponen krusial mobil. Kondisi tersebut membuat Williams memilih melewatkan pekan uji coba di Barcelona, Spanyol, pada akhir Januari lalu.
Menurut Vowles, keputusan tersebut adalah pilihan yang paling rasional demi target jangka menengah tim di musim baru mendatang. Terlebih, tim pabrikan Inggris tersebut digadang-gadang menjadi salah satu penantang terkuat di papan tengah.
Williams akhirnya menyelesaikan uji coba tertutup dengan mobil FW48 di Sirkuit Silverstone, Inggris, pekan lalu. Duo pembalap Williams, Alex Albon dan Carlos Sainz, menjajal mobil untuk pertama kalinya di atas lintasan balap.
“Saya tidak memiliki kekhawatiran untuk melangkah ke depan dari titik ini. Meski terdengar aneh, kami sebagai sebuah organisasi perlu melalui fase-fase seperti ini,” ujar Vowles usai sesi uji coba.
Menurutnya, fase sulit yang dialami Williams jelang musim 2026 justru diperlukan untuk membenahi organisasi secara menyeluruh. Tekanan tersebut dinilai dapat mempererat hubungan antara pembalap, mekanik, teknisi, dan manajemen tim.
Tim ikonik Formula 1 itu tengah menjalani proses pembangunan ulang yang dimulai saat Vowles bergabung pada 2023. Ia bertekad membenahi seluruh lini organisasi untuk memperkuat kemampuan bersaing secara konsisten dan meraih gelar juara.
“Dari semua aspek, kami belum berada di level juara. Namun, kami terus mendorong kemajuan dan selalu berinvestasi untuk kepentingan jangka panjang,” kata Vowles.
Vowles menilai keberhasilan Williams finis di posisi kelima pada 2025 merupakan hasil investasi sejak 2023. Karena itu, ia optimis tim ini akan meraih kesuksesan di masa depan dengan kerja keras yang mereka lakukan saat ini.
Sementara itu, usai sesi uji coba, Albon menilai masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Pembalap berkebangsaan Thailand itu menegaskan fokus tim kini sepenuhnya tertuju ke Bahrain.
“Masih ada beberapa data yang perlu dikaji dan area yang harus ditingkatkan, namun secara umum berjalan cukup lancar. Fokus penuh kami kini tertuju ke Bahrain untuk menganalisis data dan bersiap menyambut awal musim,” ujar Albon.
Sainz menambahkan bahwa uji coba tertutup di Silverstone menjadi hari yang istimewa dan penuh antusiasme bagi seluruh tim. Ia menyebut semua pihak telah bekerja keras untuk memastikan mobil dapat turun ke lintasan.
“Kami telah menjalani beberapa putaran awal dan menuntaskan rencana shakedown. Kami siap bertolak ke Bahrain untuk menjalankan program pengujian lebih lengkap,” ujar pembalap asal Spanyol itu.
Williams dijadwalkan akan mengikuti tes pramusim bersama seluruh tim Formula 1 lainnya. Tes tersebut akan berlangsung di Bahrain pada 11-13 dan 18-20 Februari 2026.

