By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Waspadai Produk Impor Ilegal Bisa Gerus Pasar Produk UMKM
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Waspadai Produk Impor Ilegal Bisa Gerus Pasar Produk UMKM

Editor
Editor Published August 8, 2024
Share
SHARE

Jakarta,- Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) waspadai produk impor ilegal yang masuk ke Indonesia. Hal tersebut dikhawatirkan semakin mengancam dan menggerus pasar produk UMKM Tanah Air.

Plt Deputi Bidang UKM KemenKopUKM, Temmy Setya Permana mengatakan, impor ilegal berpotensi menyebabkan kehilangan serapan 67 ribu tenaga kerja. Selain itu berpotensi menghilangkan pendapatan karyawan Rp2 triliun/tahun.

Barang impor ilegal juga berpotensi menghilangkan potensi PDB multi sektor tekstil dan produk tekstil (TPT) sebesar Rp11,83 triliun/tahun. “Hal ini tidak hanya berdampak pada PHK massal perusahaan tersebut saja, tetapi juga berdampak pada penurunan daya beli masyarakat,” kata Temmy, lewat keterangannya, Rabu (7/8/2024). 

Temmy mengatakan, pihaknya memberikan rekomendasi kebijakan yang bisa dilakukan bersama dengan kementerian/lembaga terkait. Pertama, rekomendasi terkait rencana Pengenaan BMTP (Bea Masuk Tindakan Pengamanan) 200 persen dan Pertimbangan Teknis (Pertek).

“Memperhatikan pembatasan hanya untuk produk yang dikonsumsi akhir (pakaian jadi, aksesoris, alas kaki) atau pada kode HS 58-65. Sehingga bahan baku industri (filamen, kain, dan serat) masih dapat diimpor untuk memenuhi kebutuhan industri TPT dalam negeri,” kata Tammy. 

Kedua, rekomendasi KemenKopUKM mendukung langkah usulan Kemenko Perekonomian. Usulan ini tentang insentif Restrukturisasi Mesin yang diberikan melalui perbankan dalam bentuk pembebasan bea impor terhadap mesin.

“Ketiga, kami mendorong penyusunan regulasi terkait persaingan usaha tidak sehat dalam praktik perdagangan daring,” ucapnya. Maka KemenKopUKM terus memantau dan berupaya agar produk UMKM bisa bersaing. 

You Might Also Like

Zakiyuddin Harahap Paparkan Program PKH, UHC hingga Perlindungan Ojol dalam Dialog Bersama Kojira

PT PMT Catatkan Layanan Perdana SSL, Perkuat Jalur Logistik Internasional

Wali Kota Medan Dorong Kemudahan Sertifikasi Halal Bagi Pelaku UMKM

Pamerintah Janji Tak Naikan Harga BBM Hingga Akhir Tahun

Pemerintah Kawal Harga Minyakita di Masyarakat

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor August 8, 2024 August 8, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Selain IKN, Mandalika, Garuda Indonesia Tambah Penerbangan ke Sumut dan Aceh
Next Article Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Polres Sergai Gelar Patroli KRYD Antisipasi Genk Motor dan Kriminalitas
KRIMINAL
Lagi, Tsk Begal Sadis di Belawan Diringkus Tim Gabungan
HOME KRIMINAL Medan NASIONAL
Pasang Rob Mulai Genangi Rumah Warga di Tanjung Beringin Sergai
NASIONAL
Percikan Api Sambar Motor Saat Dipanaskan, Ayah dan Anak Alami Luka Bakar Serius
NASIONAL
- Advertisement -
April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?