By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Warga : Kalau Tidak Ada Program UHC, Pasti Rumah Saya Sudah Habis Untuk Berobat
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Warga : Kalau Tidak Ada Program UHC, Pasti Rumah Saya Sudah Habis Untuk Berobat

Editor
Editor Published June 12, 2024
Share
SHARE

Medan,-“Kalau tidak ada program UHC, pasti rumah saya sudah habis untuk berobat” itulah sepenggal kalimat yang disampaikan oleh Irvan, warga jalan Rantang, Kecamatan Medan Petisah saat menceritakan kisahnya menjalani pengobatan cuci darah dengan menggunakan program layanan kesehatan Universal Health Coverage (UHC) di Kota Medan.

Saat ditemui ditempat tinggalnya, Senin (10/6). Irvan menceritakan saat pertama sekali mengetahui adanya program Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang menggratiskan berobat bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Sebelumnya BPJS saya sudah tertunggak dan berhenti. Namun sejak saya tau ada program UHC ini, saya langsung menanyakan kepada pegawai Puskesmas Rantang mengenai program itu dan saya minta untuk di daftarkan. Lalu pegawai Puskesmas langsung membantu mendaftarkannya. Hanya menunggu sebentar saja saya sudah terdaftar dalam program UHC tersebut,”jelas Irvan.

Lebih lanjut Irvan menambahkan bahwa dirinya sudah lama menderita penyakit ginjal. Apabila menjalani pengobatan secara mandiri, Irvan terpaksa harus mengeluarkan biaya pengobatan hingga mencapai Rp 1.3 juta untuk setiap kali berobat.

“Bayangkan saya berobat cuci darah seminggu dua kali. Kalau tidak ada program UHC, rumah saya pasti sudah habis hanya untuk berobat,”ungkapnya.

Untuk mendapatkan layanan UHC ini, Irvan menyebutkan dirinya hanya perlu datang ke Puskesmas dengan menunjukkan identitas diri (KTP) lalu pihak Puskesmas langsung segera membuat rujukan ke Rumah Sakit yang akan dituju. Irvan yang hanya mengandalkan pemasukan dari berjualan makanan itu tentunya merasa sangat bersyukur sekali dengan adanya program UHC ini, untuk itulah dirinya juga berharap program ini dapat terus berjalan dan semakin baik lagi kedepanya.

Sebelumnya Kepala UPT Puskesmas Rantang, Nurmalahayati Harahap saat ditemui diruang kerjanya menjelaskan untuk setiap harinya Puskesmas Rantang menerima pasien mencapai 60 sampai 80 orang. Dari jumlah keseluruhan tersebut, sekitar 10 sampai 20 orang menggunakan layanan UHC, sedangkan yang lainya menggunakan layanan BPJS Mandiri dan KTP.

“Kalau untuk layanan UHC ini langsung kita buatkan rujukan ke Rumah Sakit yang memang pengobatanya tidak bisa kita handle di Puskesmas, misalnya ibu hamil  yang ingin melakukan USG, atau tindakan pemeriksaan mata yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, itu tidak bisa kita lakukan di Puskesmas makanya kita buatkan rujukanya ke Rumah Sakit,”jelas Nurmalahayati.

Untuk syarat agar dapat menjadi peserta UHC, Nurmalayahati menyebutkan calon peserta UHC harus memiliki KTP Medan, dan sebelumnya harus diperiksa terlebih dahulu oleh Dokter di Puskesmas apakah ada indikasi rujukan atau tidak.

“Indikasi rujukan itu artinya pasien tidak bisa hanya sekedar mendapatkan pelayanan di Puskesmas saja melainkan harus mendapatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit,”terangnya.

Dengan dilaunchingnya program UHC di kota Medan oleh Wali Kota Medan, Bobby Nasution tersebut, kini tidak ada lagi masyarakat kurang mampu yang tidak dapat berobat dikarenakan masalah biaya.

You Might Also Like

Mendagri Apresiasi Inisiatif Bobby Satukan 10 Gubernur se-Sumatera Perkuat Kolaborasi Pembangunan

IMT-GT Kembali ‘Menyala’, RE Nainggolan Apresiasi Kepemimpinan Bobby Nasution

Terobosan Rico Waas, Pelayanan Administrasi Kependudukan Kini Bisa Diakses di 21 Kecamatan

Rico Waas Perkuat Pelayanan Jemput Bola, Ribuan Warga Medan Selayang Manfaatkan MPP Roadshow

Peduli Masa Depan Pendidik, Wakil Wali Kota Medan Minta Fasilitas SDN 066667 Denai Segera Diperbaiki

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor June 12, 2024 June 12, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Capai Predikat UHC, Pakai KTP Warga Medan Bisa Berobat Gratis di Seluruh Indonesia
Next Article 3 Tersangka Pelaku Begal Ini Diciduk, Begini Info Selanjutnya…
284 Comments

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Gubernur Bobby Usulkan 4 Skema Satukan Potensi Ekonomi 10 Provinsi se-Sumatera
EKONOMI
Mendagri Apresiasi Inisiatif Bobby Satukan 10 Gubernur se-Sumatera Perkuat Kolaborasi Pembangunan
Medan
IMT-GT Kembali ‘Menyala’, RE Nainggolan Apresiasi Kepemimpinan Bobby Nasution
Medan
Bobby Nasution Tekankan Penguatan Ekonomi di Forum Gubernur IMT-GT ke-32
EKONOMI
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?