By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Wagub Surya Ikuti Rapat Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Bersama Mendagri
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Wagub Surya Ikuti Rapat Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Bersama Mendagri

berita
berita Published January 26, 2026
Share
SHARE

Jakarta,- Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Wilayah Sumatera secara virtual di Kantor Badan Penghubung Provinsi Sumut, Jalan Jambu Nomor 28, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). Rapat tersebut membahas skema bantuan dan relokasi bagi warga terdampak bencana di wilayah Sumut, Aceh, dan Sumatera Barat (Sumbar).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam rapat tersebut menekankan pentingnya kecepatan pendataan oleh pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa Presiden memberikan instruksi khusus agar warga tidak terlalu lama berada di tenda darurat.

“Perintah Presiden, warga yang mengungsi di tenda harus segera direlokasi dan tidak berlama-lama tinggal di tenda bencana. Perlu segera dilakukan upaya mengurangi warga yang tinggal di tenda ini,” ujar Tito Karnavian.

Ia juga menambahkan bahwa akurasi data merupakan harga mati. Kecepatan dan keakuratan data menjadi kunci penting agar penyaluran bantuan dapat terlaksana secara cepat dan tepat sasaran, tidak menimbulkan masalah hukum, serta memastikan para pengungsi segera tertangani dan kembali ke tempat tinggal yang layak.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pada rapat tersebut menargetkan proses pembangunan fisik sudah dapat berjalan pada Februari mendatang. Mengingat momen hari besar keagamaan yang semakin dekat, ia pun meminta kerja sama lintas sektor.

“Kalau bisa jangan lama-lama, kita harapkan bulan depan kita dapat membangun. Sudah lama warga di sana, apalagi sudah mendekati Ramadan dan Idulfitri. Kita mesti gotong royong agar percepatan pembangunan hunian tetap (Huntap) ini dapat terlaksana,” tutur Maruarar.

Maruarar juga mengusulkan keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan Huntap di 19 kabupaten/kota pada tiga provinsi tersebut. “Kita juga berharap dapat menggerakkan ekosistem yang baik untuk kawasan Huntap nantinya, baik ketersediaan rumah ibadah, sekolah, dan sebagainya,” tambahnya.

Selain pembangunan fisik, dalam rapat tersebut pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial (Kemensos) juga telah menyiapkan kompensasi uang tunai. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf merinci bantuan jaminan hidup bagi para penyintas.

“Sesuai dengan arahan Presiden, Kementerian Sosial akan memberikan santunan pada korban meninggal yang diberikan tunai kepada ahli waris sebesar Rp15 juta per korban. Ada juga bantuan jaminan hidup (Jadup) Rp450 ribu per jiwa selama tiga bulan,” jelas Mensos.

Ia menjelaskan bahwa dana tersebut bertujuan untuk meringankan beban harian warga selama masa transisi. “Bantuan Jadup digunakan untuk membeli lauk pauk bagi yang tinggal di hunian sementara (Huntara) atau di luar Huntara,” katanya.

Sementara itu, bantuan pembangunan fisik atau perbaikan rumah terbagi dalam tiga kategori yang disalurkan melalui BNPB dan Kemensos, yakni rusak ringan dengan total stimulan Rp15 juta, rusak sedang total stimulan Rp30 juta, serta rusak berat total stimulan Rp60 juta.

Kemensos juga menyalurkan bantuan sebesar Rp8 juta per keluarga, yang terdiri atas bantuan pembiayaan isi rumah/perabotan sebesar Rp3 juta dan bantuan penguatan ekonomi sebesar Rp5 juta bagi keluarga yang tinggal di Huntara.

You Might Also Like

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Anada Bisa Saksikan Hunter’s Moon, 26 Oktober Malam

Aturan Insentif Dapur MBG Diubah, Negara Diproyeksikan Hemat Rp3 Triliun

Kapolri Suyudi Paparkan Pengamanan 1,16 Ton Ketamin dari Kapal MT Global 168 di Belawan

Tak Ada Klarifikasi, Forum Jurnalis & Advokat Sulsel Resmi Lapor Fenny Frans ke Polda Sulsel, Begini Masalahnya !!!

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita January 26, 2026 January 26, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Luncurkan LAKOSTE, Layanan Kunjungan Rutan Medan Naik Kelas
Next Article Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah,Wagub Surya Dorong Peningkatan PAD dan Layanan Publik
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Gegara Eksekusi Lahan di Helvetia, Aparat dan Masyarakat Bentrok, Begini Akhirnya !!!
HOME KRIMINAL Medan
Poldasu Tetapkan RDLG sebagai Tersangka Dugaan Penistaan Agama Lewat TikTok
HOME KRIMINAL Medan
Kapoldasu Ajak Ulama dan Tokoh Lintas Agama Bersatu Perangi Narkoba
HOME KRIMINAL Medan
Operasi Patuh Toba 2026, Poldasu Tindak Pelanggaran Prioritas
HOME KRIMINAL Medan
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?