By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Utang Jatuh Tempo dan MBG Jadi Beban Pemerintah di 2025
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Utang Jatuh Tempo dan MBG Jadi Beban Pemerintah di 2025

Editor
Editor Published January 30, 2025
Share
SHARE

Jakarta,- Pemerintah dinilai menanggung beban yang berat di tahun 2025 karena utang jatuh tempo dan kebutuhan anggaran Makan Bergizi Gratis. Sementara kinerja penerimaan negara, utamanya dari penerimaan pajak di tahun 2024 meleset dari target.

“Kebutuhan anggaran MBG sangat besar di tengah kondisi APBN yang ketat. Selain itu, utang jatuh tempo dan bunganya di tahun 2025 jumlah  juga besar mencapai 1.353,2 triliun rupiah,” kata Peneliti Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF Riza Annisa Pujarama dalam Diskusi Publik “100 Hari Asta Cita Ekonomi Memuaskan?”, Rabu (29/1/2025).

Anggaran MBG  masuk dalam anggaran pendidikan dalam APBN 2025 sebesar Rp71 triliun.  Kebutuhannya ternyata membengkak menjadi sekitar Rp215,54 triliun, untuk menjangkau target 82,9 juta penerima manfaat.

“Itupun baru biaya paket nasi saja sebesar 10 ribu rupiah per paket. Belum dihitung biaya distribusi dan biaya lainnya,” ucap Riza.

Sementara, penerimaan perpajakan di tahun 2024, sementara tercatat sebesar Rp2.232,7 triliun, meningkat dibandingkan realisasi tahun 2023. Tetapi tidak mencapai target penerimaan perpajakan tahun 2024 sebesar Rp2.309,9 triliun.

“Penerimaan perpajakan meningkat di tahun 2024 ditopang pertumbuhan positif PPh  Badan di triwulan IV. Sektor yang berkontribusi pada peningkatan penerimaan perpajakan adalah sektor pertambangan dan manufaktur,” ujar Riza.

Penerimaan perpajakan di tahun 2025 akan menghadapi tantangan berat. Salah satunya karena pemerintah membatasi kenaikan PPN menjadi 12 persen hanya pada barang mewah.

Awalnya, jika PPN 12 persen jadi diterapkan, terdapat potensi penerimaan pajak hingga Rp75,29 triliun. Tapi karena kenaikannya hanya pada barang mewah, potensi penerimaan negara dari pajak ini hanya Rp1,5-3,5 triliun.

“Padahal pemerintah harus memberikan insentif karena kenaikan PPN yang jumlahnya mencapai Rp265,5 triliun. Dari sini terlihat beban APBN bertambah berat, dan membuat kondisi fiskal menjadi ketat,” kata Riza.

You Might Also Like

Pasca Banjir Longsor, Poldasu Sediakan Dapur Lapangan hingga Bersihkan Rumah Warga

Begini Data Kebakaran di Belawan Hangguskan 4 Rumah 5 Rumah Terdampak

Penguatan Ekonomi Makro Harus Sejalan dengan Pengembangan Ekonomi Mikro

JANGAN ADA JUDI BERTOPENG PASAR MALAM DAN GAME PERMAINAN YANG MENGURAS UANG RAKYAT

Pj Sekdaprov Sumut Ingin APCS Jadi Ajang Promosi Budaya, Pariwisata, dan UMKM

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor January 30, 2025 January 30, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Inilah Saingan ChatGPT Milik China Yang Gemparkan Pasar AS
Next Article Awas Penipuan Lewat Aplikasi Kencan, Otaknya Warga Tiongkok
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Rico Waas Dukung Pelaksanaan ASEAN Plus Cadet Sail 2026
Medan
Pasca Banjir Longsor, Poldasu Sediakan Dapur Lapangan hingga Bersihkan Rumah Warga
EKONOMI HOME KRIMINAL NASIONAL
Begini Data Kebakaran di Belawan Hangguskan 4 Rumah 5 Rumah Terdampak
EKONOMI HOME KRIMINAL Medan
Babak Baru Kasus Apartemen Podomoro City Deli di PN Medan, Ini Argumentasi Penggugat dan Tergugat
KRIMINAL
- Advertisement -
January 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Dec    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?