By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: USU dan Empat Universitas Ternama Masuk Zona Merah Integritas Riset Global
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
PENDIDIKAN

USU dan Empat Universitas Ternama Masuk Zona Merah Integritas Riset Global

Editor
Editor Published July 13, 2025
Share
SHARE

Medan,-Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi sorotan publik setelah masuk dalam kategori zona merah (red flag) dalam peringkat Research Integrity Index (RI²), sebuah pemetaan global yang menilai tingkat risiko integritas riset di institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia.

Dalam laporan terbaru RI², USU tercatat sebagai salah satu dari lima besar perguruan tinggi dengan tingkat risiko integritas riset tertinggi secara global. Hal ini menempatkan USU sejajar dengan sejumlah kampus internasional yang dinilai memiliki tantangan serius dalam menjaga etika dan kualitas penelitian.Penilaian RI² mengacu pada dua indikator utama, yaitu Retraction Rate (R Rate) dan Delisting Rate (D Rate).

R Rate mengukur jumlah artikel yang ditarik kembali per 1.000 publikasi ilmiah, yang biasanya terjadi karena pelanggaran serius seperti plagiarisme, fabrikasi data, atau kesalahan metodologi.

D Rate menunjukkan persentase publikasi yang diterbitkan di jurnal-jurnal yang telah dicabut dari indeks bereputasi internasional seperti Scopus dan Web of Science karena tidak memenuhi standar etika maupun kualitas.

Kombinasi skor tinggi pada kedua indikator tersebut membuat USU masuk ke dalam kategori institusi dengan risiko integritas riset tinggi atau zona merah.Menanggapi temuan ini, pihak USU menyatakan bahwa mereka menghargai setiap upaya yang bertujuan meningkatkan integritas akademik, termasuk laporan dari RI².

“Kami memandang laporan ini sebagai masukan penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh dalam tata kelola riset di USU,” ujar Kepala Humas USU, Amalia Meutia, dalam siaran pers tertulis yang diterima Rabu (9/7/2025).

Menurut Amalia, selama ini USU telah memiliki berbagai perangkat kebijakan untuk menjaga etika riset di lingkungan kampus, di antaranya adalah regulasi etik penelitian, pelatihan penulisan ilmiah, hingga penerapan sistem deteksi plagiarisme.

Meski demikian, Amalia belum merinci secara spesifik sejauh mana mekanisme pengawasan dan penindakan terhadap potensi pelanggaran integritas dalam proses riset di internal kampus.”USU menyadari bahwa hasil penelitian sivitas akademika berperan penting dalam membentuk reputasi institusi. Namun, tanpa integritas yang kuat, hasil tersebut justru bisa menjadi beban bagi kredibilitas akademik,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak kampus terkait langkah konkret atau rencana reformasi kebijakan riset pasca temuan tersebut. Sementara itu, para pengamat pendidikan dan publik berharap temuan ini dapat menjadi momentum perbaikan tata kelola riset di perguruan tinggi, khususnya dalam menjunjung tinggi etika akademik dan kualitas publikasi ilmiah.

Rektor USU, Muyanto Amin Sempat Diterpa Kasus Self-PlagiarismSeperti diketahui, Rektor USU periode 2021-2026 , Muryanto Amin sebelum resmi dilantik menjadi Rektor pada tahun 2021 lalu, sempat tersandung kasusself-plagiarism, atau melakukan plagiat atas karya tulisnya sendiri. Sebelum dilantik, seseorang melaporkan Muryanto Amin melakukan self-plagiarism. Kasus ini kemudian disidangkan oleh Majelis Wali Amat USU dan hasilnya, Rektor USU pada saat itu, Runtung Sitepu kemudian menindaklanjuti laporandan setelah melewati pemeriksaan oleh tim yang terdiri atas guru besar USU, Runtung Sitepu kemudian mengeluarkan surat keputusan yang menyatakan Muryanto terbukti melakukan self-plagiarism.

Muryanto dinyatakan melakukan plagiat atas karyanya sendiri yang berjudul ‘A New Patronage Network of Pemuda Pancasila in Governor Election of North Sumatera’ yang dipublikasikan pada jurnal ‘Man in India’. Karya itu dinilai plagiat dari karya Muryanto sendiri yang dalam bahasa Indonesia berjudul ‘Relasi Jaringan Organisasi Pemuda dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara’.Meskipun kasus tersebut kemudian ditutup denga keluarnya pernyataan dari Kemendikbud, sehingga pada 28 Januari 2021 di Jakarta.

Kembali pada persoalanpemetaan global yang menilai tingkat risiko integritas riset di institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia, tidak hanya ada USU. Berikut hasil pemetaan tersebut berdasarkan zona dan skornya :

Zona Merah atau Red Flag :
Universitas Bina Nusantara (BINUS), skor: 0.609.
Universitas Airlangga (UNAIR), skor: 0.414
Universitas Sumatera Utara (USU), skor : 0.400
Universitas Hasanuddin (UNHAS), skor: 0.349
Universitas Sebelas Maret (UNS), skor : 0.317

Zona Orannye atau High Risk :
Universitas Diponegoro (UNDIP), skor: 0.220
Universitas Brawijaya (UB), skor: 0.219
Universitas Padjadjaran (UNPAD), skor: 0.198

Zona Kuning atau Watch List :
Universitas Gadjah Mada (UGM) — Skor RI²: 0.117
Institut Pertanian Bogor (IPB) — Skor RI²: 0.119
Institut Teknologi Bandung (ITB) — Skor RI²: 0.120
Universitas Indonesia (UI) — Skor RI²: 0.154
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) — Skor RI²: 0.168.

You Might Also Like

Team Dakwah & Khatib Hijrah Sumut Eksis Berdakwa Gratis

Lepas Jalan Sehat Spark Go To Campus, Wali Kota Medan Tekankan Pentingnya Edukasi Kesehatan Reproduksi

Viral di Medsos !!! Tim Jurnalis KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH Santuni Anak Yatim Pencari Cacing

Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital

Gubernur Bobby Nasution Siapkan Dua Hadiah untuk UMSU, Beasiswa hingga Dukungan Pembangunan Kampus

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor July 13, 2025 July 13, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article PT Prima Multi Terminal Berbagi Kepedulian kepada Anak Yatim Sekitar Pelabuhan
Next Article FIFA Apresiasi Suksesnya Pergelaran Piala Dunia Antarklub
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Pemprov Sumut, Kementerian ESDM, dan PLN Perkuat Sinergi Kejar Target 100% Listrik Desa
EKONOMI
Pemprov Sumut Kembangkan 9.624 Hektare Bawang Putih, Dorong Kemandirian Pangan
EKONOMI
Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Hasil Reses DPRD Sumut
Medan
Rico Waas Dukung Pelatihan Fotografi PWPM, Pelajar dan Mahasiswa Diajak Berani Berkarya Lewat Foto
Medan
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?