By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Terlibat Kasus Penipuan Rp.192 Triliun, Konglomerat Vietnam Dihukum Mati
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

Terlibat Kasus Penipuan Rp.192 Triliun, Konglomerat Vietnam Dihukum Mati

Editor
Editor Published April 12, 2024
Share
SHARE

Hanoi,-Pengadilan Vietnam menjatuhkan hukuman mati kepada konglomerat Truong My Lan.Perempuan berusia 67 tahun itu dinilai bersalah dalam kasus penipuan dengan nilai mencapai US$12,46 miliar atau sekitar Rp192 triliun.

Kasus ini menyita perhatian publik karena penipuan ini tidak hanya menjadi yang terbesar di Vietnam, tetapi juga menjadi skandal korupsi properti terbesar se-Asia Tenggara. Hukuman mati yang dijatuhkan untuk Truong My Lan oleh Pengadilan Vietnam dilakukan dengan mempertimbangkan tekad Partai Komunis untuk menindak tegas korupsi.

Truong My Lan yang merupakan Ketua Grup Van Thinh Phat ditangkap pada 2022 lalu. Ia menghadapi dakwaan termasuk penyuapan terhadap pejabat pemerintah dan pelanggaran aturan pinjaman bank.

Adapun, kasus utama yang menjeratnya adalah penggelapan dana dari Saigon Commercial Bank yang terjadi antara Februari 2018 dan Oktober 2022. Berdasarkan hukum acara pidana Vietnam, Lan berhak mengajukan banding atas putusan Pengadilan Rakyat Kota Ho Chi Minh dalam waktu 15 hari.

Selain hukuman mati, pengadilan juga menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara masing-masing atas dua tuduhan lainnya, yaitu melanggar peraturan perbankan dan menawarkan suap. Tak hanya itu, Lan juga diharuskan membayar kompensasi sekitar 674 triliun dong (US$27 miliar) atau lebih dari dua kali lipat jumlah $12 miliar yang diterimanya karena menipu Bank Komersial Saigon.

 

You Might Also Like

Awas !!! Ada Lobang Maut Jalan Tambak Bayan Percut Seituan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Kejagung Amankan Buronan Korupsi Rp4,5 Miliar

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Kuala, 2 Terduga Pelaku Diamankan

2 Penjual Sabu Warga Tanjung Morawa Ditangkap Satres Narkoba Polresta Deli Serdang

Alamak !!! Di Marelan & Martubung Dilanda Banjir Hujan, Di Belawan Banjir Rob

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor April 12, 2024 April 12, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Pria Ini Ditangkap di Hari Lebaran Karena Ketahuan Curi Sepeda Motor
Next Article Elkan Baggott Sudah Pulih Dari Cidera
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Ancelotti Panggil Sejumlah Nama Debutan untuk Timnas Brasil
OLAHRAGA
Awas !!! Ada Lobang Maut Jalan Tambak Bayan Percut Seituan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan
HOME KRIMINAL NASIONAL
Kejagung Amankan Buronan Korupsi Rp4,5 Miliar
KRIMINAL
BNPB Perkuat Perlindungan Kelompok Disabilitas dalam Penanganan Bencana
NASIONAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?