Medan, –Situasi keamanan di kawasan Belawan, Kota Medan, kembali menjadi sorotan setelah aksi tawuran antar kelompok berujung pada penjarahan dan perusakan rumah warga.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/4/2026) dini hari di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan. Tawuran yang awalnya pecah di kawasan Titi Satu sekitar pukul 23.30 WIB, dilaporkan meluas hingga ke permukiman warga sekitar pukul 03.00 WIB.
Salah satu korban, Horas Hutahuruk (44), yang merupakan mantan anggota kepolisian, merekam kondisi rumahnya yang mengalami kerusakan parah setelah didatangi massa. Dalam rekaman tersebut terlihat kaca jendela pecah, pintu rumah dirusak, serta kios miliknya diacak-acak. Sejumlah barang berharga dan barang dagangan juga dilaporkan hilang.
Tidak hanya itu, tetangga korban juga dilaporkan kehilangan dua unit sepeda motor yang diduga turut dijarah saat kericuhan berlangsung.
Korban dan keluarganya juga mengaku mendapat ancaman kekerasan. Istri korban, Klara Rosmawati (44), bersama anak mereka disebut sempat diancam menggunakan senjata tajam oleh pelaku. Bahkan, massa disebut membawa bahan bakar jenis pertalite dan mengancam akan membakar rumah korban.
Horas mengaku sempat berusaha mempertahankan rumahnya, namun terpaksa mundur karena jumlah pelaku yang cukup banyak. Upaya meminta bantuan warga sekitar juga tidak membuahkan hasil karena situasi yang mencekam.
Dalam video yang direkamnya, Horas juga menyampaikan kekecewaannya karena laporan yang telah disampaikan ke Polres Pelabuhan Belawan disebut belum mendapat respon.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut maupun dugaan lambannya penanganan laporan warga.
Peristiwa ini kembali menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait kondisi keamanan di wilayah Belawan yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari aparat berwenang.

