By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Tampil di Gemes, Delegasi Dari Luar Negeri Merasa Bangga dan Menilai Medan Melestarikan Budaya Melayu
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Tampil di Gemes, Delegasi Dari Luar Negeri Merasa Bangga dan Menilai Medan Melestarikan Budaya Melayu

Editor
Editor Published May 24, 2025
Share
SHARE

Medan,-Sejumlah delegasi dari luar negeri yang ikut memeriahkan perhelatan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) ke-8 merasa senang dan bangga bisa ikut berpartisipasi serta menampilkan kebudayaan mereka. Bahkan adanya acara Gemes ini dinilai mereka Kota Medan merupakan kota yang melestarikan kebudayaan Melayu.

Seperti yang diungkapkan Nur Iffah, Delegasi dari Serawak, Malaysia. Menurut Nur Iffah, dirinya dan penari lainnya merasa senang dan bangga bisa tampil di acara Gemes. Selain dapat menampilkan kebudayaan dari Serawak, acara ini juga dapat menjadi sarana bertukar ilmu dengan delegasi lainnya.

“Bagi kami bisa tampil di acara Gemes ini merasa gembira dan bangga. Selain itu kami juga bersyukur melalui perhelatan ini kami bisa memperkenalkan budaya dan tarian dari Serawak, Malaysia di Kota Medan”, kata Nur Iffah saat di konfirmasi di lokasi Gemes, Jumat (23/5/25).

Diakui Nur Iffah, ini kali pertamanya Serawak mengikuti Gelar Melayu Serumpun yang sudah berlangsung 8 tahun. Seluruh kontingen pun merasa bersemangat untuk mengikuti Gemes ke -8 dengan suasana yang kental akan budaya Melayu.

“Sebelumnya kami belum pernah ikut acara Gemes. Acara ini sangat bagus dan kami menilai Kota Medan sebagai Kota yang menghargai dan melestarikan adat Budaya Melayu. Seperti kata pepatah tak kan hilang Melayu di Bumi”, ungkap Nur Iffah.

Selain memperkenalkan budaya Serawak, menurut Nur Iffah, dirinya juga dapat melihat kebudayaan dari negara asia yang lain dan dapat saling bertukar ilmu. “Jadi kami bersyukur bisa ikut acara Gemes ke-8 “, ujar Nur Iffah.

Terkait pariwisata, Nur Iffah mengakui sudah berjalan-jalan menikmati suasana Kota Medan yang kaya akan budaya. Selain membeli oleh-oleh, dirinya juga telah mencicipi berbagai makanan yang ada di Kota Medan.

“Kami sudah jalan ke Sun plaza, dan cari oleh-oleh. Makanan disini sangat sedap”, jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan delegasi dari Singapura. Menurut Azmi Juhari Gemes ini kegiatan yang sangat baik karena dapat mengumpulkan kebudayaan Melayu dari berbagai daerah. Di negara kami banyak sanggar Melayu dan senantiasa ikut acara-acara seperti ini.

“Acara Gemes ini sangat Semarak. Meskipun hujan kami tetap semangat dan masyarakat juga ramai yang datang untuk menyaksikan”, ujar Azmi.

Sementara itu, Delegasi dari negara India, Vinay Ghulab mengungkapkan Gelar Melayu Serumpun merupakan acara yang sangat menyenangkan karena beragam penari tampil disini.

“Acara Gemes ke-8 ini begitu unik dan menakjubkan karena menampilkan berbagai kebudayaan. Kami merasa bahagia bisa ikut berpartisipasi dalam acara tersebut”, ujarnya.

Seperti diketahui Acara Gemes yang termasuk dalam Karisma Even Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI ini telah dibuka Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas pada Rabu (21/4/25). sebanyak 29 delegasi dari Indonesia maupun luar negeri ikut memeriahkan perhelatan Gemes ke-8 tersebut.

You Might Also Like

Rico Waas: Perubahan Besar Kerap Dimulai Mereka yang Bekerja di Garis Terdepan

Pemusnahan 41,7 Kg Narkotika, Sekdaprov Sumut Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Sindikat

TPS Dekat Pemukiman dan Sekolah Dikeluhkan Warga, Pemko Medan Tak Bergeming

DPRD Medan Minta Presiden RI Tetapkan Kasus Bencana Banjir di Sumatera Menjadi Status Bencana Nasional

Waduh !!! Mau Melintasi Jembatan Jln Setapak Harus Ngantri Panjang, Ini Penyebabnya..

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor May 24, 2025 May 24, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Tanggapi Keluhan Warga, Rico Waas Turun Langsung Tinjau Banjir di Jalan Eka Rasmi dan Eka Warni
Next Article Jakarta Catat Ada 35 Kasus Positif Covid-19
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Rico Waas: Perubahan Besar Kerap Dimulai Mereka yang Bekerja di Garis Terdepan
Medan
Pemusnahan 41,7 Kg Narkotika, Sekdaprov Sumut Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Sindikat
Medan
TPS Dekat Pemukiman dan Sekolah Dikeluhkan Warga, Pemko Medan Tak Bergeming
Medan
KOMUNITAS RELAWAN TEBING TINGGI PEDULI BENCANA MENYALURKAN BANTUAN
EKONOMI HOME NASIONAL
- Advertisement -
December 2025
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
« Nov    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?