By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Sumatera Dominasi Kasus Karhutla, Asahan Jadi Titik di Sumut
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Sumatera Dominasi Kasus Karhutla, Asahan Jadi Titik di Sumut

Editor
Editor Published March 20, 2024
Share
SHARE

Jakarta,-Sejak sepekan terakhir, kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) lebih banyak ditemukan di Pulau Sumatra. Hal ini disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, Rabu (20/3/2024). 

Menurut dia, kasus karhutla ditemukan di Kabupaten Bener Meriah (Aceh), Asahan (Sumatra Utara), dan Kota Dumai (Riau). “Kami sudah menemukannya sejak 12 Maret 2024 dan beruntung api bisa segera dipadamkan,” katanya.

Abdul menambahkan bahwa peristiwa ini membuktikan mulai bergeraknya fenomena atmosfer Madden Julian Oscilliation (MJO) meninggalkan Pulau Sumatra. Hal ini membuat cuaca di wilayah Sumatra berubah signifikan sehingga mengalami peningkatan intensitas hujan dan tanah longsor. 

“Jadi, fokus penanggulangan bencana saat ini sudah mengarah pada penanganan agar karhutla jangan sampai meluas,” ujarnya. Selain itu, para kepala daerah diimbau untuk responsif menanggapi peralihan cuaca. 

Menurut Abdul, hal ini sangat penting agar upaya mitigasi dan penanganan darurat dapat berlangsung maksimal. Salah satu upayanya dengan menyiagakan petugas untuk melakukan pembasahan pada lahan mineral.

“Sehingga, lahan-lahan tersebut tidak mudah tersulut cuaca panas selama masa transisi ini,” ujarnya. Jadi, lanjut Abdul, tidak mesti menunggu hingga puncak musim kemarau yang diprediksi berlangsung pada sekitar Juli-Agustus 2024.

You Might Also Like

Team Dakwah & Khatib Hijrah Sumut Eksis Berdakwa Gratis

Operasi Tim SAR KM Virgo Hari ke-22, 190 Orang Ditemukan dan 53 Masih Hilang

Buku Nikah Anda Rusak Atau Hilang, Begini Cara Usunya, GRATIS !

Keluarga Korban KM Virgo Diminta Tak Terus Menunggu di Pelabuhan

DVI Identifikasi 12 Korban KM Virgo, Total 63 Jenazah Sudah Dikenali

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor March 20, 2024 March 20, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Seluruh Operator Bus Dilarang Menggunakan Klakson Telolet
Next Article Kecelakaan KA Putri Vs Truk di Perbaungan, Ini Penjelasan PT KAI
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Wali Kota Medan Dukung Penuh Gelaran TennisFest Medan 2026
Medan
Rico Waas Dukung Penuh Kampung Nelayan Merah Putih, Masa Depan Nelayan Medan Jadi Perhatian
Medan
Wali Kota Medan Ajak Garda Pemuda NasDem Boyong Aksi Nyata untuk Masyarakat
Medan
Gubernur Sumut Bobby Nasution Sambut Kapolda Sonny Irawan, Siap Perkuat Kolaborasi
Medan
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?