By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Sorgum Bisa Menjadi Alternantif Turunkan Angka Stunting
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Sorgum Bisa Menjadi Alternantif Turunkan Angka Stunting

Editor
Editor Published November 3, 2023
Share
SHARE

Jakarta,- Sorgum dapat menjadi bahan pangan alternatif guna menurunkan angka stunting di Indonesia. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Rita Endang.

“Sorgum mengandung zat besi, kalsium, dan protein yang tinggi. Ini untuk dapat membantu menurunkan angka stunting di Indonesia,” kata Rita, Kamis (2/11/2023).

Rita menyebutkan sorgum juga dapat menjadi alternatif pengganti nasi pada pasien diabetes, karena memiliki gula dan karbohidrat yang rendah. Selain itu, sorgum juga merupakan bahan pangan bebas gluten, sehingga aman untuk dikonsumsi pengidap autisme.

Lebih lanjut, dia menyebutkan sorgum memiliki nilai gizi yang baik, dan dapat tumbuh di daerah yang memiliki ketersediaan air yang sedikit. Oleh karena itu, dia juga menilai sorgum dapat menjadi alternatif bahan pangan pokok selain beras.

Untuk itu, BPOM telah melakukan sejumlah diskusi untuk pengembangan sorgum di Indonesia sejak 14 April 2023 yang lalu. Selain itu, BPOM juga turut berupaya dalam mengawal pengembangan industri pangan berbahan pokok sorgum di Indonesia.

“Proses yang baik tentu kita harapkan jadi unggulan. Termasuk distribusinya telah menjadi perhatian kita,” ujarnya.

Dalam data yang dihimpun BPOM, dikatakan sorgum memiliki kandungan serat pangan dan zat besi yang cukup tinggi dibandingkan dengan jenis serealia lainnya. Seperti, beras, singkong, dan gandum.

“Kandungan zat besi sorgum sebanyak 5,4 mg/100 g. Lebih tinggi dibandingkan dengan zat besi dalam beras pecah kulit (1,8 mg/100 g) dan gandum (3,5 mg/100 g),” ucapnya.

Selain itu, sorgum memiliki kandungan protein sebanyak 10-11 persen. Ini lebih tinggi dibandingkan dengan protein beras giling 6-7 persen, dan hanya sedikit di bawah gandum 12 persen.

Untuk menarik minat masyarakat terhadap produk makanan olahan berbahan dasar sorgum. Rita mengungkapkan BPOM terbuka terhadap pelaku usaha makanan olahan untuk membuat makanan olahannya ke dalam berbagai jenis bentuk.

“Sagu itu sudah jadi produk mi instan sekarang, karena masyarakat suka mi instan. Maka dari itu BPOM approve bentuk lain seperti cake dan mi supaya banyak pilihan dan ada izin edarnya, artinya produk bisa digunakan,” katanya.

“Tapi sorgum, belum ada. Dengan kandungannya yang baik, protein tinggi, karbohidrat yang lebih rendah daripada padi, tentu ini menjadi hal penting untuk dikembangkan,” ucapnya mengakhiri.

You Might Also Like

Perjuangkan Tambahan TKD untuk Daerah Terdampak Bencana, Bobby Nasution Minta Kepastian Acuan Anggaran 2027

Pak Wagiman Tukang Sol Sepatu, Tetap Rendah Hati Meskipun Sebentar Lagi Jadi Milyuner, Begini Alasannya !!!

Dorong Pergerakan Ekonomi Rakyat, CitraLand City Sampali Gandeng UMKM Lokal di Festival Kuliner Merah Putih

Peneliti UGM Ungkap Pengangguran Muda Meningkat karena Lowongan Terbatas

Gubernur Bobby Nasution Minta Kepala Daerah se-Kepulauan Nias Percepat Usulan BKP 2027

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor November 3, 2023 November 3, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Elkan Baggott Catat Sejarah Usai Bobol Gawang Fulham
Next Article Anies Disambut Antusias di Kota Lemang Tebing Tinggi “Perubahan Yes , Lanjutkan No”
1 Comment
  • Pamelat says:
    June 29, 2024 at 3:33 am

    Fantastic perspective! I found myself nodding along. For additional info, click here: LEARN MORE. What’s everyone’s take?

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Kepala BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dikonsumsi
NASIONAL
Arsenal Tawarkan Lewis-Skelly ke MU dan Chelsea
OLAHRAGA
Kapolresta Deli Serdang Pimpin Sertijab Kabag Log dan Tiga Kapolsek
HOME KRIMINAL
Perjuangkan Tambahan TKD untuk Daerah Terdampak Bencana, Bobby Nasution Minta Kepastian Acuan Anggaran 2027
EKONOMI
- Advertisement -
August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?