Medan,-Sejumlah sekolah yang terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) mulai kembali beroperasi. Salah satu sekolah yang telah kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar adalah SDN 1 Tualang Cut di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Pada Jumat 6 Februari 2026 lalu, siswa-siswi sekolah tersebut tampak kembali bersekolah. Ini setelah gedung sekolah tersebutselesai dibersihkan dari dampak banjir.
“Tampak siswa-siswi SD berseragam Pramuka berkumpul di depan gedung sekolah. Berkat bantuan para personel TNI, gedung SDN 1 Tualang Cut sekarang sudah bersih dari lumpur dan sampah yang terbawa banjir,” demikian keterangan Tim Media Presiden, Sabtu 7 Februari 2026.
Pemulihan gedung sekolah terlihat dari perubahan warna cat bangunan yang kini menjadi hijau muda serta tidak ditemukannya lagi bekas lumpur di tembok-tembok sekolah. Meski demikian, di beberapa bagian, personel TNI masih melakukan pembenahan lingkungan sekolah.
Di lapangan sekolah, para prajurit TNI terlihat menyusun konblok, sementara sebagian lainnya memperbaiki atap dan langit-langit gedung. Selain itu, daun pintu serta kusen-kusen jendela juga dibersihkan dan dicat ulang.
Tak hanya SDN 1 Tualang Cut, pemulihan juga dilakukan di sejumlah sekolah lain di Aceh Tamiang. Seperti SDN Gelanggang Merak di Kecamatan Manyak Payed yang atap sengnya nyaris roboh dan dibongkar untuk diperbaiki.
Pembersihan lumpur kering juga dilakukan di SDN 1 Kuala Simpang dan SDN Benua Raja. Upaya serupa dilakukan di beberapa sekolah di Kabupaten Bireuen, antara lain SDN 26 Desa Kapa di Kecamatan Peusangan.
Kemudian, SDN 8 Siblah Krueng di Kecamatan Siblah Krueng. Serta SDN 6 Gandapura di Kecamatan Gandapura.
Sementara di Sumatera Utara, pemulihan fasilitas pendidikan dilakukan di SDN 100704 Desa Hutagodang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Lalu, SDN 173149 Parsingkaman di Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara; serta SMP Negeri 030 Purba Beringin di Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan.

