By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Save the Children: Kekerasan Digital Terhadap Anak Meningkat
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

Save the Children: Kekerasan Digital Terhadap Anak Meningkat

berita
berita Published July 25, 2026
Share
SHARE

Jakarta,-Save the Children Indonesia menyatakan tren kekerasan digital terhadap anak terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Perlindungan anak di ruang digital dinilai hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Isu ini tidak bisa kita kerjakan secara parsial dan sendiri-sendiri sehingga diperlukan kolaborasi berbagai pihak melindungi anak,” kata Senior Advocacy Manager Save the Children Indonesia, Andri Yoga Utami, Kamis 23 Juli 2026.

Andri mengatakan perundungan daring (cyberbullying) dan kekerasan seksual nonkontak masih mendominasi laporan kasus kekerasan digital terhadap anak. Selain itu, paparan konten berbahaya, judi daring, pinjaman online ilegal, dan ekstremisme turut meningkatkan risiko terhadap keselamatan anak di ruang digital.

“Kasus perundungan tertinggi. Kemudian disusul kekerasan seksual non-kontak yang perlu menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Menurut Andri, literasi digital orang tua masih menghadapi tantangan akibat kesenjangan informasi dan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi. Karena itu, pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat perlu memperkuat upaya pencegahan secara bersama-sama.

“Upaya pencegahan harus dilakukan secara komprehensif. Tidak hanya mengandalkan peran orang tua semata,” katanya.

Ia menambahkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) menjadi langkah penting untuk mendorong penyelenggara sistem elektronik menghadirkan platform digital yang lebih aman bagi anak. Regulasi tersebut mengatur perlindungan privasi, pembatasan paparan konten berbahaya, serta upaya mencegah kecanduan perangkat digital sejak usia dini.

Andri mengingatkan dampak psikologis kekerasan digital dapat menurunkan kepercayaan diri, mengganggu prestasi akademik, hingga memicu perilaku antisosial pada anak. Oleh karena itu, orang dewasa diharapkan aktif mendampingi dan mengawasi anak saat mengakses internet.

Sebelumnya, Kementerian PPN/Bappenas telah mengintegrasikan Sistem Perlindungan Anak (SPA) ke dalam kebijakan prioritas RPJMN 2025–2029. Kebijakan tersebut bertujuan memperkuat pencegahan dan penanganan berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, perlakuan salah, serta penelantaran anak secara komprehensif.

Tema Hari Anak Nasional (HAN) 2026, “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, juga menegaskan pentingnya melindungi anak dari kekerasan, eksploitasi, perundungan, penelantaran, perkawinan anak, hingga ancaman di ruang digital. Rangkaian peringatan HAN ke-42 di tingkat nasional di antaranya diisi dengan Deklarasi Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas #RANA).

You Might Also Like

Polisi Buru Ketua Geng Bornox, Anggotanya Siswa SMKN 5, SMAN 7 dan SMAN 3 Medan

Geng Motor Bornox Dicomot Resmob

Usut Asal-Usul Penyundupan Emas di Bandara Soetta

Poldasu Bangun dan Revitalisasi 75 Jembatan Merah Putih Presisi, Buka Akses Warga hingga Pelosok

AMPHIBI : Mari Selamatkan Mangrove Dari Limbah dan Sampah

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita July 25, 2026 July 25, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Erling Haaland Jadi Pemain Termahal Liga Inggris
Next Article BNPB: Karhutla Jadi Bencana Terbanyak saat Musim Kemarau
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Batas Akhir 31 Agustus, Dinas Sosial Medan Imbau Warga Segera Daftar Perlinsos untuk Bansos 2027
Medan
Rakor Khusus MBG, Pemprovsu Siap Dukung dan Koordinasi Pelaksanaan Program MBG
Medan
Polisi Buru Ketua Geng Bornox, Anggotanya Siswa SMKN 5, SMAN 7 dan SMAN 3 Medan
KRIMINAL
Geng Motor Bornox Dicomot Resmob
KRIMINAL
- Advertisement -
August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?