Medan,-Anggota DPRD Kota Medan, H. Rajudin Sagala, S.Pd.I, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa 17 siswa SDN 060870 Medan yang mengalami mual, muntah, hingga gangguan irama jantung setelah menyantap makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (9/10/2026).
Dalam keterangannya, Senin (12/10/2026), Rajudin menegaskan bahwa peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah dan seluruh instansi terkait, mengingat program MBG menyasar anak-anak yang membutuhkan asupan gizi untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan mereka.
Menurut Rajudin, pemerintah perlu segera memastikan seluruh siswa yang terdampak mendapatkan penanganan medis secara optimal. Selain itu, penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa harus ditelusuri agar kejadian serupa tidak terulang.
“Program yang bertujuan meningkatkan gizi dan kesehatan anak-anak jangan sampai justru menimbulkan risiko bagi keselamatan mereka,” tegasnya.
Rajudin menilai, pelaksanaan program MBG harus disertai pengawasan ketat terhadap kualitas makanan, proses pengolahan, kebersihan, penyimpanan, hingga pendistribusian kepada para siswa.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut, khususnya terkait standar keamanan pangan dan mekanisme pengawasan makanan sebelum dikonsumsi oleh anak-anak di sekolah.
Sebagai lembaga perwakilan rakyat, lanjut Rajudin, DPRD Kota Medan memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan setiap program yang menyangkut kepentingan masyarakat berjalan dengan baik, aman, dan tidak mengabaikan keselamatan warga.
“Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Kita tentu mendukung program peningkatan gizi bagi generasi muda, tetapi pelaksanaannya harus benar-benar memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan,” ujarnya.
Rajudin berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret, mulai dari memastikan pemulihan para siswa, menyelidiki penyebab kejadian, hingga memperkuat pengawasan agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kota Medan berjalan aman dan memberikan manfaat sebagaimana tujuan awalnya.

