Medan,- Perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII Tahun 2026 di Kota Medan tidak hanya menjadi ajang membahas arah pembangunan perkotaan, tetapi juga menghadirkan ruang promosi bagi pelaku usaha melalui Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu peserta yang turut ambil bagian adalah Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM).
Bazar yang digelar di Lapangan Benteng Medan, berdekatan dengan lokasi utama penyelenggaraan Rakernas APEKSI, dipadati stan yang menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, produk olahan, hingga berbagai hasil ekonomi kreatif karya pelaku UMKM Kota Medan dan Sumatera Utara. Kehadiran ribuan peserta Rakernas dari berbagai daerah menjadi peluang strategis untuk memperluas pasar produk lokal.
Ketua Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM), Muhammad Edison Ginting, mengatakan keikutsertaan PWPM dalam bazar tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan UMKM dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“PWPM tidak hanya berperan menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga ingin menjadi bagian dari upaya mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulan UMKM Kota Medan. Melalui kegiatan ini, kami berharap produk lokal semakin dikenal luas dan mampu menjangkau pasar yang lebih besar,” ujar Edison Ginting di sela-sela kegiatan bazar.
Menurutnya, keterlibatan insan pers dalam kegiatan ekonomi kreatif menunjukkan bahwa wartawan juga memiliki komitmen untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah, tidak hanya melalui pemberitaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Momentum APEKSI ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, media, dan pelaku UMKM. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan agar ekonomi lokal terus tumbuh dan mampu bersaing,” tambahnya.
Selama rangkaian Rakernas APEKSI XVIII berlangsung, stan PWPM bersama puluhan stan UMKM lainnya terus melayani para pengunjung. Diharapkan, kehadiran bazar ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi selama kegiatan berlangsung, tetapi juga membuka peluang kerja sama dan pemasaran yang berkelanjutan bagi para pelaku UMKM Kota Medan.

