By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Pungli Ditertibkan, Pengunjung Pemandian Air Panas Sidebuk-Debuk Membludak
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Pungli Ditertibkan, Pengunjung Pemandian Air Panas Sidebuk-Debuk Membludak

berita
berita Published June 29, 2026
Share
SHARE

Karo,-Langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo melakukan sosialisasi dan penertiban pungutan liar (Pungli) di jalur menuju kawasan wisata pemandian air panas Sidebuk-Debuk mulai menunjukkan hasil. Dalam dua hari terakhir, jumlah pengunjung meningkat tajam.

Pantauan di kawasan tersebut, Minggu (28/6/2026), arus kendaraan yang keluar masuk menuju pemandian air panas Sidebuk-Debuk terlihat jauh lebih ramai dibandingkan hari-hari sebelumnya. Petugas gabungan Satpol PP Provinsi Sumut dan Satpol PP Kabupaten Karo juga masih berjaga di sejumlah titik sepanjang jalur menuju lokasi wisata.

Petugas Satpol PP Kabupaten Karo, Ebenezer Tarigan, mengatakan pihaknya telah melakukan penjagaan sejak dua hari terakhir. Belasan personel ditempatkan di empat titik, mulai dari persimpangan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)/Jalan Jamin Ginting hingga akses menuju kawasan pemandian air panas.

“Kita jaga di sini bertugas untuk sosialisasi dan menertibkan aksi pungutan liar menuju pemandian air panas. Seperti lokasi ini, sebelumnya menjadi tempat mereka (pelaku pungli) mengutip uang dari pengunjung yang mau ke dalam,” kata Ebenezer kepada tim di pos jaga pertama.

Menurutnya, pada hari pertama penertiban, Jumat (26/6/2026) malam, petugas sempat menghadapi kendala karena para pelaku yang diduga melakukan pungli berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pantauan.

“Jadi sebelumnya kita sempat ‘kucing-kucingan’ sama mereka. Makanya pos jaga kita tambah menjadi empat titik, selama 24 jam bergantian. Dan untuk mengantisipasi itu, kita adakan patroli di sepanjang jalur ini secara berkala,” jelas Ebenezer.

Personel Satpol PP Sumut, Rido, juga membenarkan bahwa petugas sempat menghadapi tantangan saat melakukan penjagaan, terutama pada malam hari. Meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas membuat arus lalu lintas menjadi lebih padat sehingga petugas harus bekerja lebih waspada.

“Setelah penjagaan ini, jumlah kendaraan yang masuk luar biasa banyak. Beberapa pengunjung mengapresiasi kehadiran kita, dan ada juga yang berhenti ingin membayar karena tidak tahu ada penertiban sebelumnya,” ujar Rido.

Meningkatnya jumlah wisatawan juga dirasakan langsung oleh para pelaku usaha di kawasan pemandian air panas Sidebuk-Debuk. Ima, pemilik kantin dan penginapan, mengaku lonjakan pengunjung dalam dua hari terakhir bahkan menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi wisata.

“Walaupun di masa liburan sekolah biasanya ramai, tetapi tidak pernah seramai ini. Kalau padatnya pengunjung, sudah seperti saat tahun baru. Kami bersyukur karena orang menjadi ramai yang datang. Kalau bisa Pak Gubernur, Pak Bupati, pungli bisa dihapuskan seterusnya,” sebut Ima.

Hal senada disampaikan warga setempat, Icky, yang mengaku omzet dagangannya ikut meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung. Penjual makanan ringan di kawasan tersebut juga merasakan dampak positif dari penertiban pungli yang dilakukan Pemprov Sumut bersama Pemkab Karo.

Sementara itu, para pengunjung mengaku kini lebih nyaman berwisata karena tidak lagi dihentikan dan dimintai sejumlah uang oleh oknum pelaku pungli. Sebelumnya, mereka harus mengeluarkan biaya yang bahkan lebih besar daripada harga tiket masuk ke pemandian air panas.

“Kami sudah setahun tak kemari, karena pungli ini. Dua kali kena (dimintai uang masuk), di depan dan di tengah. Justru lebih besar uang kutipan di jalan daripada uang masuk ke pemandian,” kata Rahmat Hidayat, warga Kota Medan yang datang bersama keluarganya.

Pengunjung lainnya, Sandy, berharap penertiban dapat dilakukan secara berkelanjutan agar praktik pungli benar-benar hilang dari kawasan wisata tersebut. Ia juga mendukung rencana Gubernur Sumut Bobby Nasution membuka jalur akses baru menuju lokasi wisata.

“Kami sudah lihat di Siosar, tempat itu tutup karena tak ada lagi pengunjung. Penyebabnya ya pungli. Jadi kami terima kasih kepada Pak Bobby, kalau bisa seterusnya begini, kita pun nyaman datang kemari,” katanya.

You Might Also Like

Korban Tewas Ledakan Gas di Medan Polonia Bertambah Jadi Dua, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

Istri Pemilik Rumah di Grand Polonia Jadi Korban Ledakan, Dua Korban Lagi Masih Dicari

BI Investment Day Digelar di Medan, Bobby Nasution Siap Sambut Gubernur se-Sumatera Bahas Penguatan Investasi

Tinjau RSUD Tafaeri Nias Utara, Wagub Sumut Tegaskan Integritas

Kapoldasu Komitmen Bersih-Bersih Internal, Anggota Terlibat Narkoba Ditindak Tegas

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita June 29, 2026 June 29, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article BPJS Catat Satu Juta Anak Muda Indonesia Idap Hipertensi
Next Article Dari Jalan Berlumpur ke Harapan Baru, Bobby Nasution Ubah Nasib Sipiongot 81 Tahun Terisolir
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Korban Tewas Ledakan Gas di Medan Polonia Bertambah Jadi Dua, Satu Orang Masih Dalam Pencarian
Medan
Jalan Rusak Marak di wilayah Pemkab Deli Serdang, Jalan Veteran Pasar 9 dan Galang Kota Mirip Jalan ke Sawah
HOME KRIMINAL NASIONAL
Pernah Ditinjau Bupati Deli Serdang, Tapi Pengaspalan Jalan Paluh Gelombang Percutseituan Cuma Separoh
HOME KRIMINAL
Istri Pemilik Rumah di Grand Polonia Jadi Korban Ledakan, Dua Korban Lagi Masih Dicari
Medan
- Advertisement -
July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?