By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: PU Siapkan Penanganan Muara Sungai Pascabencana Sumatra
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

PU Siapkan Penanganan Muara Sungai Pascabencana Sumatra

berita
berita Published January 20, 2026
Share
SHARE

Jakarta,- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan penanganan muara sungai wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, mengingat peran muara memengaruhi pengendalian banjir dan sedimen laut.

Menteri PU Dody Hanggodo menyebut penanganan muara memerlukan pendekatan teknis yang tidak bisa disamaratakan. Menurutnya, karakter aliran sungai berbeda sehingga metode penanganan harus disesuaikan kondisi lapangan.

Dody mengatakan sebagian besar muara terdampak membutuhkan penanganan menggunakan kapal keruk (dredger). Terutama untuk muara sungai besar yang mengalami pendangkalan berat akibat sedimentasi pascabencana.

“Sebagian besar pembersihan muara itu membutuhkan dredger. Tidak bisa cukup hanya menggunakan alat berat biasa seperti excavator atau metode percepatan lainnya,” kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, 19 Desember 2026.

Kementerian PU mencatat terdapat 23 muara sungai terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Untuk Provinsi Aceh terdapat delapan muara terdampak, satu ditangani, dua direncanakan penanganannya, dan lima belum ditangani saat ini. 

Sementara, Provinsi Sumatra Utara terdapat sebelas muara terdampak, delapan dalam rencana penanganan, dan tiga belum ditangani hingga kini. Kemudian, Provinsi Sumatra Barat tercatat empat muara terdampak, tiga muara telah ditangani, dan satu dalam rencana penanganan pemerintah daerah. 

Menteri Dody menegaskan untuk penggunaan dredger harus melalui perencanaan desain pembuangan material yang matang. Menurutnya, tahapan desain harus disusun terlebih dahulu untuk memastikan lokasi pembuangan material hasil pengerukan secara tepat dan aman.

“Kalau materialnya mau dijadikan tanggul, desainnya juga harus benar, jangan sampai saat terjadi banjir berikutnya, tanggulnya tidak cukup kuat. Karena itu, untuk muara-muara besar, prosesnya masuk ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, bukan lagi sekadar tanggap darurat,” ucapnya. 

Pada masa tanggap darurat, PU memprioritaskan perkuatan tanggul eksisting, dan normalisasi sungai di titik kritis. Penanganan cepat difokuskan pada kawasan perkotaan untuk melancarkan aliran air sementara.

Sementara itu, Kepala BBWS Sumatera II Medan Feriyanto Pawenrusi menilai muara berperan penting mengendalikan banjir wilayah hulu dan hilir. Menurutnya pendangkalan dan penyempitan muara dapat menyebabkan aliran sungai melambat, air meluap ke permukiman, serta memperparah risiko banjir berulang. 

“Kondisi muara sangat menentukan, jika tersumbat, sebaik apapun normalisasi sungai di hulu, air tetap sulit keluar ke laut. Karena itu penanganan muara harus menjadi bagian penting dari sistem pengendalian banjir secara menyeluruh,” ucap Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) itu. 

Penanganan muara ini akan diintegrasikan dalam rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara terukur dan berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk memulihkan fungsi sungai dan muara, serta mengurangi risiko bencana hidrometeorologi ke depan.

You Might Also Like

Jalan Rusak Marak di wilayah Pemkab Deli Serdang, Jalan Veteran Pasar 9 dan Galang Kota Mirip Jalan ke Sawah

3.865 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti Diungkap Poldasu

Ledakan Rumah di Grand Polonia, Brimob Polda Sumut Turunkan Tim Jibom, KBR, dan SAR

Daerah Dengan Stunting Tinggi Jadi Fokus Program MBG

FUMAM Kota Tebingtinggi siap Berkiprah

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita January 20, 2026 January 20, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article BPS Sebut Harga Bawang Putih Nasional Masih Di Atas HAP
Next Article Helikoper yang Ditumpangi Raffi Ahmad Nyaris Jatuh di Bali
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Korban Tewas Ledakan Gas di Medan Polonia Bertambah Jadi Dua, Satu Orang Masih Dalam Pencarian
Medan
Jalan Rusak Marak di wilayah Pemkab Deli Serdang, Jalan Veteran Pasar 9 dan Galang Kota Mirip Jalan ke Sawah
HOME KRIMINAL NASIONAL
Pernah Ditinjau Bupati Deli Serdang, Tapi Pengaspalan Jalan Paluh Gelombang Percutseituan Cuma Separoh
HOME KRIMINAL
Istri Pemilik Rumah di Grand Polonia Jadi Korban Ledakan, Dua Korban Lagi Masih Dicari
Medan
- Advertisement -
July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?