By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: PPN 12 Persen Tak Sasar Komoditas Produk Pangan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

PPN 12 Persen Tak Sasar Komoditas Produk Pangan

Editor
Editor Published December 31, 2024
Share
SHARE

Jakarta,- Pemerintah memastikan kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) 12 persen tidak berlaku bagi seluruh komoditas produk pangan. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. 

Ia mengatakan, untuk hasil produk pangan yang menjadi target kemandirian atau swasembada pangan, tidak dikenakan kenaikan PPN. Penegasan itu disampaikannya, usai mengikuti rapat terbatas (ratas) terkait ketahanan pangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (30/12/2024).

“Seluruh produk pangan tidak ada kenaikan apapun yang dalam negeri, titik. Mau beras ketan, mau beras merah, tidak ada kenaikan PPN apapun, khusus semua pangan di dalam negeri,” kata Zulhas sapaan akrabnya.

Kepastian itu menjawab polemik di tengah publik yang saat ini masih terjadi terkait penolakan penetapan kenaikan PPN. Keputusan dari naiknya PPN yang awalnya sebesar 11 persen menjadi 12 persen tersebut mulai berlaku di tahun 2025.

Sebelumnya dipastikannya bahwa pemerintah akan memberikan keuntungan bagi para petani gabah dan jagung. Seluruh hasil produksi kedua komoditas tersebut pada 2025 akan mengalami kenaikan harga pokok penjualan (HPP). 

Untuk komoditas gabah, diungkapkan Menko Pangan, pemerintah menaikkannya dari Rp6.000 menjadi Rp6.500 per kilogram. Sementara kenaikan HPP komoditas jagung, dari awalnya Rp5.000 menjadi Rp5.500 per kilogram. 

“Kenaikan harga kedua komoditas tersebut sudah diputuskan oleh Bapak Presiden. Ini kabar gembira untuk para petani,” ujarnya.

You Might Also Like

Dukung KNMP, Wali Kota Medan Minta Segera Direalisasi Demi Kesejahteraan Nelayan

PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan Untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas

DLH Medan Tegaskan Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Ikuti E-Katalog dan Aturan LKPP

Kejar Target PAD 2026, Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Bergerak Bersama

Godfried Lubis Curigai Kas Pemko Medan Kosong, Minim Realisasi Program di Sejumlah OPD

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor December 31, 2024 December 31, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Pemerintah Putuskan Naikan Harga Gabah dan Jagung di 2025
Next Article Tiktok Jadi Medsos Paling Populer di 2024
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Meski Diguyur Hujan, 15 Ribu Jamaah Tak Surut Hadiri Maulid Akbar di Medan
HOME Medan PENDIDIKAN
de La Fuente Bidik Piala Dunia 2030
OLAHRAGA
2027, Murid TK Tidak Mampu DApat Program PIP Rp450 Ribu/Tahun
NASIONAL
Karhutla Ancam Habitat Gajah Sumatra
NASIONAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?