Manchester,-Michael Carrik resmi ditetapkan sebagai pelatih interim Manchester United (MU) hingga akhir musim 2025/2026. Penunjukan ini menegaskan komitmennya untuk membantu klub yang pernah dibelanya itu kembali ke era kejayaan.
Carrick lahir di Wallsend, Inggris, 28 Juli 1981, dan menimba ilmu sepak bola di akademi West Ham United. Ia berkembang sebagai gelandang bertahan dengan kecerdasan posisi dan akurasi distribusi bola yang baik.
Debut profesional di level senior terjadi pada tahun 1999 bersama West Ham. Meski klubnya mengalami degradasi, performa Carrick tetap menarik perhatian tim papan atas.
Pada tahun 2004, Tottenham Hotspur merekrut Carrick dan memberinya peran sentral sebagai pengatur tempo serangan. Ia tampil konsisten bersama Spurs dan membuat namanya semakin dikenal sebagai salah satu gelandang paling efisien di liga.
Hal itu membuat MU tertarik mendatangkan Carrick pada tahun 2006 untuk memperkuat jantung lini tengah tim. Selama 12 musim, ia menjadi bagian dari era keemasan di Old Trafford.
Bersama Setan Merah, Carrick meraih lima gelar Liga Inggris, satu Piala FA, dan dua Piala Liga. Ia juga mengoleksi satu trofi Liga Champions, satu trofi Liga Eropa, serta satu trofi Piala Dunia Antar Klub.
Sementara itu, di level internasional, Carrick mencatatkan 34 penampilan bersama tim nasional Inggris sejak 2001-2015. Ia gantung sepatu pada 2018 dan langsung beralih ke dunia kepelatihan dengan bergabung ke dalam jajaran pelatih MU.
Carrick sempat dipercaya sebagai pelatih interim MU menggantikan Ole Gunnar Solskjaer pada musim 2021/2022. Ia menangani tiga laga melawan Chelsea, Villareal, dan Arsenal yang berakhir dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Selanjutnya, Carrick bergabung dengan Middlesbrough sebagai pelatih utama pada Oktober 2022 dan langsung meningkatkan performa tim secara signifikan. Ia membawa Middlesbrough dari papan bawah hingga menembus zona play-off Championship.
Namun, kegagalan tim merebut satu tiket promosi ke Liga Inggris dalam dua musim terakhir membuatnya kehilangan posisi. Carrick meninggalkan Middlesbrough pada Juni 2025 dan belum bergabung dengan tim lain sejak saat itu.
Kini, ia dipercaya untuk kembali memegang kendali di klub yang telah membesarkan namanya. Ini merupakan peluang bagi Carrick untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih dan membawa MU kembali bersaing di level tertinggi.

