By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Pemerintah Pastikan Seluruh WNI di Kongo Aman Dari Penyakit Misterius
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Pemerintah Pastikan Seluruh WNI di Kongo Aman Dari Penyakit Misterius

Editor
Editor Published December 14, 2024
Share
SHARE

Jakarta,-Penyakit misterius menjangkiti Kongo, tepatnya di Panzi Health Zone, Provinsi Kwango. Kedutaan Besar RI di Nairobi, Kenya memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Provinsi Kwango.

“Sampai saat ini kami berkomunikasi di kantong-kantong WNI, tidak ada yang terjangkit. Panzi Health Zone jaraknya sangat jauh 700 kilo meter dari ibu kota Kongo Kinshasa,” kata Minister Counsellor/ Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Nairobi, Wisnu Lombardwinanto, Jumat (13/12/2024).

Wisnu menegaskan penyakit ini tidak meluas di wilayah lain di Kongo. Selain jarak jauh, tidak mudah untuk menuju Panzi Health Zone.

Adapun jumlah WNI di Kongo , 176 orang dengan berbagai profesi seperti pekerja kayu, pegawai  perkebunan kelapa sawit dan misionaris. Mereka menetap di Kinshasa, selain itu terdapat 1.100 personel TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB.

Pasukan perdamaian tersebut tersebar di Beni, Bunia dan Goma. Wilayah tersebut sangat jauh dari Panzi Health Zone, Provinsi Kwango. 

Wisnu meminta agar kerabat di Tanah Air tidak panik karena kasus tersebut trennya semakin menurun. “Ada penurunan kasus tersebut dan tidak perlu khawatir,” ujarnya. 

Winsu mengatakan pertama kali penyakit misterius tersebut menjangkiti Kongo pada 24 Oktober 2024. Laporan pemerintah setempat ada 426 orang terjangkit dan 27 orang pasien meninggal di rumah sakit.

Jumlah tersebut berbeda dengan laporan dari organisasi kesehatan dunia (WHO). Catatan WHO, dampak dari penyakit misterius tersebut, 406 orang terjangkit dengan korban meninggal dunia 41 orang. 

“Ini data dari 24 Oktober hingga 5 Desember 2024. Menurut WHO,  10 dari 12 terbukti malaria namun tidak menutup penyakit lainnya,” tegasnya.

You Might Also Like

Pencarian Wartawan Hilang di Sekitar Krakatau Dilanjutkan Rabu ini

 177 Pesawat di Soetta Jalani Pemeriksaan

Kinerja OJK Sumut Dipertanyakan, PT.TSI Gugat Bank Mandiri Soal 54 Cek Diduga Palsu

Awas !!! Jalan Berlobang dan Berkubang di Jabatan Laut Dendang Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

418 Warga Kuta Tengah Dipulangkan dari Pengungsian

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor December 14, 2024 December 14, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Narapidana Kasus Tertentu Bakal Dapat Amnesti dari Presiden Prabowo
Next Article PLN Gandeng Empat Startup Kembangkan Ekosistem Kenderaan Listrik
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Gubernur Bobby Optimis Kerja Sama Kesehatan dengan Korea Selatan Beri Manfaat Nyata
EKONOMI
Bulog Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP hingga Maret 2027
EKONOMI
Pencarian Wartawan Hilang di Sekitar Krakatau Dilanjutkan Rabu ini
NASIONAL
 177 Pesawat di Soetta Jalani Pemeriksaan
NASIONAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?