By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Pemerintah Akui Tiket ke Labuan Bajo Masih Mahal, Terus……
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Pemerintah Akui Tiket ke Labuan Bajo Masih Mahal, Terus……

Editor
Editor Published April 27, 2024
Share
SHARE

Jakarta,- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kretif Sandiaga Salahuddin Uno mengaku tiket pesawat ke Labuan Bajo masih terbilang mahal. Pasalnya, dirinya telah menerima banyak keluhan dari masyarakat termasuk dari Anggota Real Estate Indonesia (REI).

“Tiket pesawat ke Labuan Bajo memang mahal sekali, teman-teman REI 1.000 orang datang ke Labuan Bajo mengeluh. Saya telah berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan untuk mencari jalan keluar terkait masalah tiket pesawat yang mahal,” kata Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangan resmi, Jumat (26/4/2024).

Lebih lanjut, Sandi mengatakan pihaknya bersama Kemenhub akan menambah sejumlah penerbangan ke Labuan Bajo. Ini merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh Kemenparefkraf dan Kemenhub.

“Dengan tiket pesawat yang mahal masyarakat seharusnya tidak perlu lagi dibebani oleh iuran pariwisata. Pemerintah tidak akan menambah beban masyarakat dengan menerapkan aturan itu,” ujar Sandi.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak khawatir terkait aturan iuran pariwisata. Pasalnya, isu tersebut masih dalam tahap kajian teknis belum ada perundingan antar Kementerian/Lembaga.

“Jadi jangan khawatir untuk seluruh masyarakat, kita tidak akan membebani tambahan bagi masyarakat yang sudah mengeluh tiket pesawat mahal. Informasi ini belum sampai ke meja Presiden Joko Widodo,” ucap Sandi.

Menurutnya, untuk mengumpulkan dana pariwisata atau Indonesia Tourism Fund masih banyak opsi yang bisa dilakukan. Meski demikian, sektor pariwisata merupakan penghasil devisa kedua terbesar setelah minyak dan gas bumi.

You Might Also Like

Pemprov Sumut, Kementerian ESDM, dan PLN Perkuat Sinergi Kejar Target 100% Listrik Desa

Pemprov Sumut Kembangkan 9.624 Hektare Bawang Putih, Dorong Kemandirian Pangan

Ayam Potong Mahal, Omak- omak Buru Pasaran Ikan

KAI Angkut 41,61 Juta Ton Batu Bara di Sumatra per September 2026

Garuda Indonesia, Kemenpar, dan Mastercard Dorong Wisatawan Internasional Jelajahi Lebih Banyak Destinasi Indonesia

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor April 27, 2024 April 27, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Bantuan Pangan Beras 10 Kg Rampung April 2024
Next Article Badan Pangan Nasional Pastikan Harga Telur Turun
1 Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Pemprov Sumut, Kementerian ESDM, dan PLN Perkuat Sinergi Kejar Target 100% Listrik Desa
EKONOMI
Pemprov Sumut Kembangkan 9.624 Hektare Bawang Putih, Dorong Kemandirian Pangan
EKONOMI
Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Hasil Reses DPRD Sumut
Medan
Rico Waas Dukung Pelatihan Fotografi PWPM, Pelajar dan Mahasiswa Diajak Berani Berkarya Lewat Foto
Medan
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?