Liverpool ,-Bek Liverpool Ibrahima Konate memberikan penilaian pascalaga usai timnya tersingkir dari Liga Champions. Ia merasa kecewa usai The Reds dikalahkan 2-0 oleh Paris Saint-Germain di Anfield, Rabu 15 April 2026.
Tim Paris menyelesaikan kemenangan agregat 4-0 dihadapan publik The Reds. “Sejujurnya, kami bisa mengatakan ya dan tidak, karena ketika kami bermain di sana mereka punya banyak peluang dan hanya mencetak dua gol,” ujar Konate dilansir laman Liverpool.
Bek asal Prancis itu menilai timnya adalah tim yang lebih baik di lapangan pada leg kedua. Mereka menciptakan banyak peluang, sehingga hasil ini dinilainya sedikit tidak adil.
“Ini seperti musim lalu ketika kami bermain melawan PSG di kandang, kami menciptakan banyak peluang. Namun mereka mungkin memiliki satu atau dua peluang bersih dan mereka mencetak gol, inilah sepak bola, sedih,” ucapnya.
Mengenai penalti Liverpool yang dibatalkan VAR saat kedudukan 0-0 di babak kedua, Konate mengaku jelas keputusan tersebut seharusnya penalti. “Saya berada tepat di belakang wasit saat VAR tetapi dia tidak mengatakan itu penalti, lalu kita harus menghadapinya,” ucapnya.
“Tapi saya pikir saat ini jika kami mendapat penalti dan mencetak gol, itu sangat berbeda,”. Konate menilai level Liverpool sedikit menurun dibanding musim lalu.
“Kami mendatangkan pemain baru, semua hal ini. Namun pertandingan hari ini memiliki banyak arti karena melawan PSG yang musim ini sedikit lebih baik dibanding musim sebelumnya,” ujarnya.
Untuk menampilkan performa seperti itu melawan PSG, Konate menegaskan Liverpool harus membangun dari situ dan menyadari betapa bagusnya mereka.
“Kami punya enam pertandingan tersisa dan dalam enam pertandingan ini kami harus tampil maksimal. Kami tahu betapa sulitnya Premier League, tapi kami harus tampil maksimal,” katanya lagi.

