Madrid,-Real Madrid disebut menjalani bursa transfer musim panas dengan cukup produktif, tetapi masih menyisakan cerita mengenai sejumlah pemain yang gagal mereka dapatkan. Salah satu paling mencolok adalah Enzo Fernandez, gelandang Chelsea yang disebut menjadi target utama Jose Mourinho untuk memperkuat lini tengah Madrid.
Meski Real Madrid mengawali musim dengan performa positif, komposisi lini tengah mereka sebenarnya bisa saja berbeda. Tepatnya, jika Mourinho berhasil mendapatkan pemain-pemain yang diinginkannya.
Pelatih asal Portugal tersebut, dilaporkan telah mengidentifikasi kebutuhan untuk menambah kekuatan di sektor tengah. Tetapi, klub tidak mampu memenuhi seluruh permintaan transfernya.
“Fernandez merupakan pilihan utama Mourinho untuk memperkuat lini tengah Real Madrid pada bursa transfer musim panas. Gelandang tim nasional Argentina itu dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan Mourinho,” kata laporan The Athletic, Kamis, 3 September 2026.
Fernandez dianggap ideal untuk menjalankan peran penting dalam sistem permainan Mourinho. Tepatnya, ketika Mourinho mengandalkan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.
Namun, ketika Real Madrid belum mengambil langkah tegas, Manchester City justru bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan pemain tersebut. Manchester City akhirnya menyelesaikan transfer Fernandez dari Chelsea dengan nilai yang disebut mendekati €150 juta (sekitar Rp3,10 triliun).
Kepindahan itu, sekaligus mengubur peluang Mourinho untuk membawa gelandang Argentina tersebut ke Santiago Bernabeu. Transfer tersebut juga memiliki catatan tersendiri dalam perjalanan karier Fernandez.
Ia menjadi pemain pertama yang tercatat melakukan dua transfer dengan nilai di atas €100 juta (sekitar Rp2,07 triliun). Setelah, sebelumnya pindah dari Benfica ke Chelsea dengan nilai fantastis.
Bagi Real Madrid, kegagalan mendapatkan Fernandez menjadi pukulan tersendiri. Karena, sang pemain kini bergabung dengan salah satu rival mereka di kompetisi Eropa.
Kehadirannya di Manchester City, dinilai juga berpotensi membuat lini tengah klub Inggris tersebut semakin kuat. Menariknya, Real Madrid kemudian mengambil langkah untuk menjauhkan diri dari pemberitaan yang mengaitkan mereka dengan Fernandez.
Manajemen klub bahkan dilaporkan mengeluarkan pernyataan publik, mereka tidak memiliki ketertarikan terhadap gelandang asal Argentina tersebut. Langkah itu diduga dilakukan untuk meredam spekulasi sekaligus menjaga kondisi internal skuad Real Madrid.
Pernyataan tersebut, juga dapat menjadi cara klub untuk mengurangi kekecewaan setelah gagal mendapatkan pemain yang disebut masuk dalam daftar prioritas Mourinho. Kegagalan mendapatkan Fernandez, bukan satu-satunya masalah yang dihadapi Mourinho dalam perburuan gelandang.
Real Madrid juga dikaitkan dengan Rodri, pemain yang memiliki profil sesuai dengan kebutuhan sang pelatih untuk memperkuat sektor tengah.
Namun, Rodri pada akhirnya memilih kembali ke Spanyol dan bergabung dengan Barcelona.
Kondisi tersebut, semakin mempersempit pilihan Real Madrid untuk menambah kekuatan di lini tengah pada bursa transfer musim panas.
Beruntung bagi Madrid, kegagalan mendatangkan gelandang baru belum langsung memberikan dampak negatif terhadap performa tim.
Jude Bellingham justru tampil dengan tanggung jawab lebih besar dan menunjukkan kontribusi penting dalam fase menyerang maupun bertahan. Bellingham juga mulai membangun kombinasi apik dengan Eduardo Camavinga di lini tengah Real Madrid.
Keduanya, memberikan stabilitas yang dibutuhkan tim sehingga Los Blancos tetap mampu bersaing di level tertinggi. Meski, tidak mendapatkan tambahan pemain baru di sektor tersebut.

