Auexerre ,- Pelatih Luis Enrique mengakui PSG belum berada di posisi yang diinginkan di klasemen Ligue 1 dan perlu terus bekerja keras. Jelang lawan Auexerre, Sabtu, 24 Januari 2026, Enrique menilai PSG terbiasa menghadapi blok pertahanan rapat yang sering diterapkan lawan saat menghadapi PSG.
Enrique menyebut Auxerre mampu menimbulkan masalah seperti yang mereka lakukan terhadap Marseille, Lille, Lens, dan Strasbourg. “Meski berjuang di klasemen, Auxerre akan melakukan segalanya untuk mengalahkan kami,” kata Enrique dilansir laman PSG official.
Pertandingan melawan tim yang membutuhkan poin selalu sulit dengan kemungkinan besar Auxerre bermain bertahan rapat. PSG harus bermain serius dan fokus karena ruang gerak di lini serang akan sangat terbatas.
Enrique merasa puas karena timnya sudah mencetak empat gol lebih banyak dibanding tahap sama musim lalu. Namun, Lens yang sedang dalam 10 kemenangan beruntun menjadi alasan PSG belum memimpin klasemen.
Disisi lain, kembalinya Ibrahim Mbaye dari tugas internasional dinilai sangat baik dengan pengalaman Piala Afrika yang matangkan pemain. Enrique senang karena pemain itu banyak bermain dan membuktikan kemampuan bersaing di level tinggi.
“Kami harus berhati-hati karena Auexerre tidak tak terkalahkan dan perlu kerja keras untuk memenangi setiap laga,” ucapnya. Enrique menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam menghadapi pertahanan padat lawan.
Situasi musim ini memberikan alasan untuk optimisme meski PSG belum menduduki puncak klasemen. Tim terus menunjukkan perkembangan ofensif dengan peningkatan jumlah gol yang signifikan.
PSG bertekad meraih kemenangan untuk terus mengejar Lens yang memimpin klasemen dengan performa konsisten. Setiap pertandingan dianggap penting dalam perburuan gelar Ligue 1 musim ini.

