By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Konflik Penambang Ilegal di PNG, Puluhan Orang Tewas
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Konflik Penambang Ilegal di PNG, Puluhan Orang Tewas

Editor
Editor Published September 17, 2024
Share
SHARE

Port Moresby,- Setidaknya 20 hingga 50 orang tewas akibat konflik yang terjadi di antara penambang ilegal di Papua Nugini. Demikian diungkapkan seorang pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seperti dikutip Associated Press, Senin (16/9/2024).

Kerusuhan dimulai beberapa hari lalu dan masih berlangsung hingga saat ini di sekitar Lembah Porgera. Lokasi tersebut dekat dengan tempat kejadian tanah longsor yang menewaskan lebih dari 2.000 orang pada Mei 2024.

Penasihat kemanusiaan PBB untuk Papua Nugini, Mate Bagossy, melaporkan data korban tewas diperolehnya dari penduduk setempat. Selain itu dia juga mendapatkan penjelasan dari pejabat di Provinsi Enga.

“Konflik terus berlangsung, tetapi petugas keamanan sudah bergerak,” ujarnya. Sehingga, lanjut Bagossy, pihaknya saat ini hanya menunggu perkembangan selanjutnya.

Sedangkan pejabat kepolisian Papua Nugini, David Manning, mengatakan keadaan darurat telah ditetapkan menyusul peningkatan kekerasan. Polisi juga tengah memobilisasi perlindungan terhadap penduduk dan sejumlah aset publik.

Menurut Manning, kekacauan ini disebabkan penambang dan pemukim ilegal yang menggarap tanah milik masyarakat adat setempat secara semena-mena. “Mereka bahkan menggunakan kekerasan untuk meneror warga lokal,” ujarnya.

You Might Also Like

Pencarian Wartawan Hilang di Sekitar Krakatau Dilanjutkan Rabu ini

 177 Pesawat di Soetta Jalani Pemeriksaan

Kinerja OJK Sumut Dipertanyakan, PT.TSI Gugat Bank Mandiri Soal 54 Cek Diduga Palsu

Awas !!! Jalan Berlobang dan Berkubang di Jabatan Laut Dendang Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

418 Warga Kuta Tengah Dipulangkan dari Pengungsian

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor September 17, 2024 September 17, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Silaturahmi dan Deklarasi Sahabat Juang BERANI ( Bersama Ridho – Abdul Rani) Berlangsung Sukses
Next Article Kemacetan ‘Horor’ di Puncak Akibat Ketidakpatuhan Pengendara
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Maresca Gunakan Musik Dalam Setiap Latihan City
OLAHRAGA
Gubernur Bobby Optimis Kerja Sama Kesehatan dengan Korea Selatan Beri Manfaat Nyata
EKONOMI
Bulog Siapkan Tambahan 1 Juta Ton Beras SPHP hingga Maret 2027
EKONOMI
Pencarian Wartawan Hilang di Sekitar Krakatau Dilanjutkan Rabu ini
NASIONAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?