By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Kenaikan PPN 12 Persen Bebani Masyarakat
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Kenaikan PPN 12 Persen Bebani Masyarakat

Editor
Editor Published December 15, 2024
Share
SHARE

Jakarta ,-Wakil Ketua Komisi XI DPR, Hanif Dhakiri menyebut kenaikan PPN 12 persen berdampak pada masyarakat menengah ke bawah. Ia mengungkapkan, kenaikan PPN 12 persen akan membebani masyarakat di tengah ekonomi yang semakin sulit dan terjadinya PHK.

“Daya beli masyarakat kita memang menurun dari beberapa fakta, tapi kita lihat penghasilannya, stagnan bahkan sebagian menurun. Itu lah kenapa daya beli menurun, harga cenderung naik, penghasilan cenderung menurun, PPN itu jika dipukul rata praktis akan membebani masyarakat,” kata Hanif kepada wartawan di Jakarta, pada Sabtu (14/12/2024).

Hanif mengatakan, jika diterapkan kenaikan PPN 12 persen akan meningkatkan pendapatan negara hingga Rp 80 triliun. Namun, ia menilai lebih penting melihat juga kemampuan rakyat guna memastikan produktivitas penerapannya.

“Tidak ingin melihat dari sisi penerimaan negara dulu, saya ingin melihat justru dari kemampuan rakyat kita bayar dulu. Pajak tinggi setuju nggak, selama masyarakatnya punya kemampuan untuk membayar, kalau tidak, ya malah nanti akan muncul social unrest,” katanya.

Hanif menambahkan, pentingnya mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menerapkan kebijakan kenaikan PPN 12 persen. Menurutnya, Pemerintah Presiden Prabowo dinilai harus mendengarkan semua aspirasi masyarakat terkait rencana kenaikan PPN tersebut.

“Itu kenapa skenario terbaik dari implementasi PPN 12 persen ini menjadi sangat penting. Memastikan agar upaya menaikkan pendapatan negara itu jangan sampai menimbulkan ketidakstabilan sosial di masyarakat, sekaligus menambah beban ekonomi di masyarakat,” tambahnya.

You Might Also Like

Bapanas Mobilisasi Stok Cabai Rawit untuk Tekan Harga

Duafa Jalanan Hingga Petani Korban Banjir Diberi Sedekah Beras dari Tim Jurnalis KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH

AirAsia Rewards Hadirkan Points Booking dengan 50% Pointsback Hingga 30 September

Demi Keluarga, 150 Penyelamat Lingkungan TPA Terjun Bertaruh Nyawa; Rico Waas Hadirkan Jaminan Perlindungan Sosial

Wow !!! Ayam Potong Mahal Rp45rb/Kg, Warga Buru Ayam Merah Rp32 Rb /Ekor

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor December 15, 2024 December 15, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Messi : Yamal Seperti Saya Waktu Muda
Next Article 2025, Bulog Janji Tak Impor Beras
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Derby Manchester, Haaland Pastikan Kemenangan City
OLAHRAGA
Wali Kota Medan Tegaskan Suami Kunci Sukses Ibu Berikan ASI Eksklusif Pada Anak
Medan
Wagub Surya Bawa Pesan Gubernur Bobby Nasution untuk Kafilah Sumut di MTQ Nasional XXXI Semarang
Medan
Pesta Olob-Olob GKPS Resort Medan Barat, Pj Sekdaprov Sumut Ajak Jemaat Perkuat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial
Medan
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?