Jakarta,- BPBD Deli Serdang menyebut kawasan Sembahe, Kecamatan Sibolangit masih berpotensi terjadi longsor susulan. Hal itu disebabkan adanya tiga lapisan tanah dengan rongga ajr yang labil dan cuaca hujan.
“Oleh karena itu, masyarakat dan keluarga terdampak telah direlokasi. Yakni ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko lanjutan,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Deli Serdang, Edi Jamian Nasution, Kamis (9/4/2026).
Sementara itu, dari enam rumah yang tertimbun longsor, dua rumah yang rusak telah dirobohkan. Hal itu dilakukan demi keselamatan warga.
“Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana susulan. Terutama jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi,” katanya.
BPBD Sumut mencatat setidaknya lima orang meninggal dunia pada peristiwa tanah longsor di kawasan Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Rabu, 8 April 2026. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan berat akibat tertimbun longsor.
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun hingga pagi hari, jumlah korban meninggal dunia mencapai lima orang. Yakni: Gobal Sembiring (39); Riski Sembiring (14); Boy Simorangkir (51); Rosmawati br Ginting (49); dan Jamilah br Ginting (48).
Sebelumnya, korban atas nama Boy Simorangkir ditemukan pada pukul 06.20 WIB. Lalu langsung dievakuasi ke rumah sakit.(dna/pro3

