By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Kasus Kolera Dunia Alami Lonjakan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Kasus Kolera Dunia Alami Lonjakan

Editor
Editor Published March 22, 2024
Share
Two men suffering from cholera rest while receiving treatment at an emergency cholera clinic run by Samaritan's Purse outside of Cabaret, Haiti. Despite the work of aid organization, over 89,000 have been infected so far.
SHARE

Jenewa,- Kasus-kasus kolera mengalami lonjakan secara global sejak tahun 2021, dengan 473.000 kasus dilaporkan ke WHO pada tahun 2022. Angka ini lebih dari dua kali lipat jumlah kasus yang dilaporkan pada tahun 2021.

“Data awal untuk tahun 2023 menunjukkan peningkatan lebih lanjut, dengan lebih dari 700.000 kasus dilaporkan. Beberapa wabah mempunyai tingkat kematian yang tinggi, melebihi ambang batas satu persen yang digunakan sebagai indikator pengobatan dini dan memadai bagi pasien kolera,” tulis WHO dalam pernyataannya, Rabu (21/3/2024).

Menurut WHO, peningkatan ini sangat tragis mengingat kolera adalah penyakit yang dapat dicegah dan diobati. WHO juga mencatat kasus penyakit ini pernah menurun pada tahun-tahun sebelumnya.

Kolera adalah infeksi usus akut yang menyebar melalui makanan dan air terkontaminasi tinja yang mengandung bakteri Vibrio cholerae. Meningkatnya penyakit kolera didorong kesenjangan terus-menerus terhadap akses terhadap air bersih dan sanitasi.

Di banyak tempat lain kesenjangan tersebut semakin besar, didorong faktor-faktor terkait iklim, ketidakamanan ekonomi, konflik, dan perpindahan penduduk. Air dan sanitasi yang dikelola dengan aman merupakan prasyarat untuk menghentikan penularan kolera.

“Negara-negara yang terkena dampak paling parah adalah Republik Demokratik Kongo, Ethiopia, Haiti, Somalia, Sudan, Suriah, Zambia, dan Zimbabwe. Saat ini, lebih dari sebelumnya, negara-negara harus mengadopsi respons multisektoral untuk memerangi kolera,” tulis WHO.

Kelompok Koordinasi Internasional (ICG) untuk Penyediaan Vaksin mendorong tindakan untuk membendung peningkatan kasus kolera di seluruh dunia. Tindakan itu termasuk investasi pada akses air bersih, sanitasi, serta produksi dosis vaksin kolera oral (OCV) yang terjangkau.

ICG mengelola persediaan vaksin kolera global. Mereka terdiri dari Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Médecins Sans Frontières, UNICEF, dan WHO.

Gavi, Aliansi Vaksin, mendanai persediaan vaksin dan pengiriman OCV. Anggota ICG menyerukan pemerintah, donor, produsen vaksin, mitra, dan masyarakat bergabung untuk menghentikan dan membalikkan peningkatan penyakit kolera.

You Might Also Like

190 Rumah Rusak, 335 Jiwa Mengungsi Akibat Gempa Besar di Sulut dan Malut

BGN Akan Hentikan Insentif Untuk SPPG Tak Penuhi SOP

Ratusan Murid di Nagan Raya Masih Belajar di Tenda Darurat

WFH Jadi Solusi Jangka Pendek Tekan Konsumsi BBM

Percepat Layanan, BPJS Kesehatan Bakal Gunakan AI

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor March 22, 2024 March 22, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Ini Alasan Tomiyasu Bertahan di Arsenal Hingga 2026
Next Article Inilah 15 Provinsi Miliki Tingkat Kerawanan Tinggi Pada Pilkada Serentak 2024
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Tauran Berujung Penjarahan dan Pengerusakan Resahkan Warga Sicanang Belawan, Kinerja Polres Pelabuhan Belawan Dipertanyakan
HOME KRIMINAL Medan
190 Rumah Rusak, 335 Jiwa Mengungsi Akibat Gempa Besar di Sulut dan Malut
NASIONAL
Kayu Sisa Banjir dan Longsor Sumatera Jadi Bangunan Huntara
Medan
78 Persen Pendatang Baru yang Masuk Jakarta Berpendidikan SMA
EKONOMI
- Advertisement -
April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?