By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Kasus Flu Burung Terus Menyebar, Setengah Juta Lebih Ayam di Australia Disuntik Mati
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Kasus Flu Burung Terus Menyebar, Setengah Juta Lebih Ayam di Australia Disuntik Mati

Editor
Editor Published June 13, 2024
Share
SHARE

Jakarta,-Sebanyak 580 ribu ayam milik peternak, disuntik mati oleh pemerintahan Australia. Hal tersebut, karena flu burung terus menyebar di negeri kangguru tersebut.

Pemerintah Australia pun memperketat, zona-zona karantina peternakan unggas. Tidak hanya itu, Australia juga membatasi pergerakan unggas agar tidak beredar penuh di masyarakat.

Mengutip laman ABC, Otoritas kesehatan Australia menyebutkan, flu burung tersebar oleh burung-burung liar. Virus H7N3 flu burung yang sangat menular itu ditemukan di empat peternakan.

Tidak hanya itu, Otoritas Kesehatan Australia juga menemukan, virus H7N9 di peternakan unggas kelima. Atas temuan itu, Otoritas Kesehatan Australia memutuskan memusnahkan hampir satu juta ayam.

Kemudian, peternakan-peternakan unggas di Australia telah sebagian telah ditutup. Ratusan ribu unggas yang dimusnahkan itu sebagai bagian dari kontrol biosekuriti menyeluruh.

Wakil Presiden Federasi Petani Victoria, Danyel Cucinotta mengatakan, virus tersebut dapat menyebar dengan cepat. Banyak para peternak unggal di Australia tidak bisa mengandalkan biosekuriti.

“Sedikit sekali yang bisa kita lakukan, dan tidak tergantung seberapa bagus biosekuriti Anda. Tetap saja Anda tidak bisa mencegah unggas liar datang,” kata Cucinotta kepada lembaga penyiaran Australia seperti dilansir ABC, Rabu (12/6/2024)

Ia mengaku, banyak burung-burung liar melakukan migrasi. Selama migrasi burung liar terjadi, para peternak diminta mengurung rapat-rapat unggas-unggasnya.

“Ada perintah pengandangan saat ini, yang berarti bahwa semua unggas harus terkunci di dalam kandang. Ini adalah upaya untuk melindungi unggas kita dan melindungi rantai pasokan makanan,” ucapnya.
​


You Might Also Like

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Anada Bisa Saksikan Hunter’s Moon, 26 Oktober Malam

Aturan Insentif Dapur MBG Diubah, Negara Diproyeksikan Hemat Rp3 Triliun

Kapolri Suyudi Paparkan Pengamanan 1,16 Ton Ketamin dari Kapal MT Global 168 di Belawan

Tak Ada Klarifikasi, Forum Jurnalis & Advokat Sulsel Resmi Lapor Fenny Frans ke Polda Sulsel, Begini Masalahnya !!!

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor June 13, 2024 June 13, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Jalur Zonasi Pendaftaran Sekolah Jadi Perhatian, KPK Incar ASN
Next Article Dua Pelaku Pengeroyok Polisi Ditangkap, Tiga Lagi Diburu
1 Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Pemko Medan Ikuti Rakor Kemendagri, Soroti Inflasi Pangan dan Penataan Guru PPPK
EKONOMI
Operasi Patuh Toba 2026 Dimulai, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas di Medan
Medan
Gerilya Sang Pejuang Alam: Menjaga Mangrove dan Operasional Pertamina EP Pangkalan Susu
EKONOMI
2 Tsk Pelaku Pembunuh Driver Online Ditangkap, Mobil Korban Ditemukan, Begini Kronologisnya !!!
HOME KRIMINAL Medan
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?