By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Kasus Beras Plastik di Binjai, Ini Saran untuk Masyarakat
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Kasus Beras Plastik di Binjai, Ini Saran untuk Masyarakat

Editor
Editor Published October 12, 2023
Share
SHARE

Yogyakarta,-Pemerhati pertanian yang juga Wakil Ketua Halal Center Universitas Gadjah Mada, Nanung Danar Dono menyoroti beredarnya beras sintesis (plastik) di Medan, Sumatra Utara (Sumut). Nanung menyampaikan tip untuk mengetahui mana beras asli dan mana beras plastik.

“Yang kita yakini bijih plastik itu terbuat dari polimer plastik. Tidak mungkin bisa mengembang ketika dimasak dan berubah menjadi nasi, itu mustahil,” kata Nanung, Rabu (11/10/2023).

Menurut dia, polimer plastik saat dipanaskan atau dikukus hanya akan berubah jadi plastik panas. Bahkan, jika terlalu panas ia akan mengkerut atau mengkeret, bukan malah mengembang.

“Begitu pula dengan beras plastik komersial. Jika memang benar ada, maka saat dipanaskan ia hanya akan berubah menjadi beras plastik panas, bukan berubah menjadi nasi,” ujarnya.

Nanung menyampaikan, jika ada orang yang membuat video menggenggam nasi lantas dibentuk bola padat lalu bisa memantul saat dilempar, maka hal itu bukan berarti mengindikasikan nasi tersebut terbuat dari plastik. Namun, nasi tersebut mengindikasikan memiliki kandungan non-starch polysaccharides (NSP) atau karbohidrat non-patinya tinggi.

Terutama pada kandungan amilopektin dan amilosa. Contoh jenis beras yang memiliki kandungan amilopektin dan amilosa tinggi adalah beras ketan atau glutten rice atau sticky rice. “Itulah sebabnya mengapa lemper itu saat digigit sangat liat, berbeda dengan arem-arem yang terbuat dari beras biasa,” kata Nanung.

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang menyebut bahwa beras Program SPHP di Kota Binjai, Sumatra Utara, diduga mengandung plastik.

Di dalam video tersebut, seorang ibu yang mengaku mendapatkan beras SPHP itu dari pasar murah di Binjai, melempar kepalan nasi hasil olahan beras tersebut ke lantai. Nasi tersebut memantul dan itu yang menimbulkan kecurigaan sang ibu terhadap beras itu.

Video viral itu ditanggapi serius oleh pemerintah setempat yang langsung mengecek dan mengetes sampel beras yang dimaksud. Sementara pihak kepolisian memanggil orang yang ada di video tersebut.

You Might Also Like

Kapoldasu Tekankan Pemberantasan Narkoba dan Kejahatan Jalanan

Poldasu Ungkap Korupsi Pasar Ikan Modern Sibolga, 4 Tersangka, Segini Kerugian Negara !!!

12.376 Ditegur & Ditindak, Poldasu Kedepankan Edukasi dalam Operasi Patuh Toba

Pencuri HP dan Uang Kasir Mixue Ditangkap

Tinjau Kemacetan Simpang Dobi dan Titi Papan, Zakiyuddin Dorong Pelebaran Jalan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor October 12, 2023 October 12, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Pemerintah Bakal Bagikan Ratusan Ribu ‘Rice Cooker’ Gratis, Ini Syaratnya
Next Article Pencuri Sawit di Kotarih Sergai Ketangkap
2 Comments
  • Battyt says:
    June 29, 2024 at 7:44 pm

    I found this article both informative and enjoyable. It sparked a lot of ideas. Lets chat more about it. Check out my profile!

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Bazar Pangan Meriahkan Hari Pangan Sedunia, Airin Rico Waas Tinjau Aneka Produk Kreatif Masyarakat Bernilai Ekonomi
EKONOMI
Jokowi Akhirnya Pamerkan Ijazah SD hingga S1 di Sidang Roy Suryo, Pengunjung Riuh
NASIONAL
Bobby Nasution Perintahkan Pengawasan Oplosan Beras Fortifikasi, Enam Merek Tanpa Label Kualitas Ditemukan di Binjai
EKONOMI
Hari ini Jokowi Tunjukan Ijazah di Pengadilan
KRIMINAL
- Advertisement -
November 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
« Oct    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?