By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Joko Widodo Marahi Wartawan Saat Ambil Foto di Persidangan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

Joko Widodo Marahi Wartawan Saat Ambil Foto di Persidangan

Editor
Editor Published February 11, 2025
Share
SHARE

Medan,-Seorang hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan bernama Joko Widodo memarahi wartawan saat sedang mengambil foto persidangan, Senin (10/2/2025). Peristiwa ini terjadi ketika wartawan meliput kasus dugaan penggelapan senilai Rp8,6 miliar di PT Bank Mega yang menyeret Supervisor Bank Mega, Yenny (47).

Kejadian tak mengenakkan ini terjadi pada salah satu wartawan bernama Deddy. Awalnya, Deddy memasuki Ruang Cakra 4 PN Medan dan persidangan sudah dibuka terbuka untuk umum oleh Joko Widodo yang bertindak sebagai Hakim Ketua dengan agenda pemeriksaan saksi.

Setelah itu, Deddy pun duduk di kursi pengunjung paling belakang dan mendengarkan keterangan para saksi yang dihadirkan. Tak lama berselang, Deddy berdiri dan berjalan sedikit ke arah depan untuk mendokumentasikan persidangan.

Sebelum mengambil foto, Deddy terlebih dahulu menganggukkan kepala beberapa kali untuk meminta izin kepada Panitera Pengganti (PP), Simon Sembiring. Anggukan tersebut pun dibalas Simon dengan menganggukkan kepala juga.

Namun, saat Deddy mengangkat HP-nya untuk memotret persidangan dan foto belum sempat terambil, tiba-tiba hakim Joko Widodo malah mengetokkan palu sidang dengan cukup keras. Hal ini sontak membuat Deddy terkejut.

“Tok (suara ketukan palu sidang cukup kuat). Izin dulu kalau mau foto,” ucap Joko Widodo dengan mata melotot.

Kemudian, Deddy menjelaskan bahwa dirinya seorang wartawan. Namun, Joko tetap tidak mengizinkannya untuk mengambil foto saat persidangan tengah berlangsung.

“Iya, mau wartawan, hantu atau malaikat tetap harus izin (ambil foto). Ini sidang ada aturannya. Kalau mau foto izin dulu sebelum dibuka persidangan,” tandas Joko Widodo dengan nada bicara cukup keras.

Setelah itu, dia menyuruh Deddy untuk kembali duduk di kursi pengunjung sidang. Joko Widodo pun menyuruh Deddy supaya mengambil foto saat persidangan sudah di penghujung atau selesai.

“Saya tidak melarang untuk meliput. Nanti kalau mau foto pas sudah selesai sidang, duduk dulu,” ujarnya.

Padahal, dalam sidang-sidang lainnya yang dipimpin oleh Joko Widodo dan terbuka untuk umum tidak pernah kejadian memarahi atau melarang wartawan mengambil foto. Namun, kali ini Joko Widodo bersikap berbeda.

Seusai persidangan, PP Simon Sembiring menjumpai Deddy guna mencoba mendamaikan situasi. Simon berdalih bahwa dirinya menganggukkan kepala bukan bermaksud memberi izin untuk Deddy mengambil foto.

Namun, lanjut Simon, hal itu bermaksud sebagai kode untuk disampaikan kepada hakim bahwa ada wartawan yang mau mengambil foto persidangan. Dia pun meminta Deddy menghubungi dirinya apabila mau ambil foto.

Terpisah, Ketua PN Medan, Jon Sarman Saragih saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa dirinya akan mengingatkan para jajarannya supaya memahami Undang-Undang (UU) Keterbukaan Informasi Publik.

“Terima kasih, Pak Deddy, kami telah diingatkan. Nanti saya ingatkan lagi tentang keterbukaan informasi dan sidang terbuka untuk umum untuk seluruh warga PN Medan. Ada info perlu komunikasi dengan humas, Pak Ded, ya,” ujar Jon Sarman. 

You Might Also Like

Kasus Pencurian Diungkap Polsek Tanah Jawa

Polisi Temukan Ladang Ganja Tersembunyi di Perladangan Sukatendel

FPI KAWAL TABLIG AKBAR DI MASJID HIDAYATULLAH YANG TERANCAM DIGUSUR

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor Pastikan Ledakan Grand Polonia Dipicu Akumulasi Gas

Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Narkotika, 4 Tersangka Diamankan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor February 11, 2025 February 11, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Mayat Perempuan Ditemukan Warga di Kebun Sawit
Next Article Polresta DS Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2025
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Bobby Nasution Dorong UMKM Sumut Naik Kelas, Tembus Pasar Global dan Tarik Investasi
EKONOMI
Bobby Nasution Ajak KAHMI dan Seluruh Elemen Masyarakat Perangi Narkoba dan LGBTQ demi Selamatkan Generasi Muda
Medan
Kasus Pencurian Diungkap Polsek Tanah Jawa
HOME KRIMINAL
Polisi Temukan Ladang Ganja Tersembunyi di Perladangan Sukatendel
HOME KRIMINAL
- Advertisement -
July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?