By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Ini Fakta Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Anak Bos Roti
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

Ini Fakta Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Anak Bos Roti

Editor
Editor Published December 17, 2024
Share
SHARE

 Jakarta,- Anak bos toko roti Lindayes Patisserie and Coffee di Cakung, Jakarta Timur, George Sugama Halim (GSH) tengah menghadapi masalah hukum. GSH diamankan polisi setelah diduga menganiaya Dwi Ayu Darmawati (DAD) hingga membuat kepala karyawannya itu mengucurkan darah. 

DAD mengaku, GSH melakukan penganiayaan terhadap dirinya sudah sebanyak dua kali.  Simak fakta-fakta penganiayaan GSH menurut keterangan korban DAD hingga pihak Polres Jakarta Timur (Jaktim). ​

1. GSH Ngaku Kebal Hukum 

Korban penganiayaan Dwi Ayu Darmawati (DAD) mengatakan, GSH juga sempat mengatakan dirinya kebal terhadap hukum. Hal itu diungkapkan GSH saat pertama kali dirinya dianiaya oleh pelaku menggunakan wadah selotip dan dilempari meja.  

“Bilang saya ‘miskin, babu’. Terus dia juga bilang ‘orang miskin kayak lu mana bisa laporin gua ke polisi, gua ini kebal hukum’,” kata DAD dalam pengakuannya kepada wartawan, Minggu (15/12/2024).  

Saat itu, DAD mengaku, tiba-tiba mendapatkan tugas dari GSH. Yakni, untuk mengambil foto dari roti-roti yang sudah tidak layak jual.  

Meski DAD sudah menjalani tugas itu, GSH tetap melemparinya dengan berbagai barang sembari mencaci makinya.  “Iya pernah dilempar tempat solasi kena kaki saya dan meja, tapi pas dilemparin meja, enggak kena saya,” ucap DAD. 

Ketika GSH melempar barang, DAD mengaku, temannya melindunginya. Namun, pada kejadian penganiayaan pertama itu, kaki DAD mengalami memar. 

“Dihalangin teman saya juga di situ, kejadian (penganiayaan) kedua pada Oktober 2024 lalu. Saya dilempar lagi dengan berbagai barang padat karena saya tolak mengantarkan makanan ke kamar pelaku,” ujar DAD. 

2. Polisi Tangkap GSH di Sukabumi 

Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim), berhasil menangkap George Sugama Halim (GSH). GSH merupakan anak bos dari sebuah toko roti yang menganiaya karyawannya Dwi Ayu Darmawati (DAD) hingga membuat kepala korban bocor. 

GSH di tangkap kepolisian ditangkap di sebuah hotel di Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (16/12/2024) dini hari. “Sudah gelar perkara dan statusnya sudah diputuskan untuk naik ke tahap penyidikan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (16/12/2024). 

Atas tindakannya, GSH terancam hukuman pidana Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan. Jika terbukti bersalah, Ia terancam hukuman penjara maksimal 2,5 tahun. 

3. DAD Diminta Antar Makanan ke Kamar Pribadi GSH 

Menurut pihak Polres Jaktim, kejadian kelam itu bermula ketika GSH meminta DAD mengantarkan makanan ke kamar pribadinya. Namun, korban DAD menolak perintah GSH dengan alasan bukan ‘jobdesk’ pekerjaannya. 

“Awalnya, terlapor meminta tolong kepada korban untuk mengantar makanan ke kamar pribadi terlapor dan korban tidak mau karena itu bukan pekerjaannya,” kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Lina Yuliana, saat dihubungi pada Jumat (13/12/2024).  

Amarah GSH langsung meledak setelah penolakan itu, yang berujung pada tindakan penganiayaan.  “Selanjutnya, terlapor marah dan mengambil satu buah kursi yang dilemparkan ke arah korban, mengenai kepala dan bahu korban,” ucap Lina. 

4. Insiden Penganiayaan Terjadi 17 Oktober 2024 

Kanit Reskrim Polsek Cakung, AKP Kholid Abdi mengatakan, kasus viral itu terjadi pada 17 Oktober 2024. Yakni, TKP terjadi di tempat kerja korban DAD bekerja. 

“Kejadian diduga terjadi pada 17 Oktober 2024 dan dilaporkan sehari setelahnya.  Berdasarkan keterangan saksi, korban bernama DAD diduga dianiaya oeh GSH,” ujar AKP Kholid, Minggu (15/12/2024). 

Unit Reskrim Polsek Cakung telah memulai penyelidikan untuk mengungkap fakta-fakta kasus ini. “Kami sudah melakukan pengecekan di TKP dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendalami kasus ini,” kata Kholid. 

5. George Sugama Halim Beberkan Nomor WA untuk Netizen 

Dalam akun medsos pribadinya, GSH sempat mengunggah sebuah tulisan yang dituju kepada netizen. Bukannya meminta maaf, GSH meminta netizen menghubungi nomor WhatsApp (WA) 081285219500. 

Netizen diminta berkomentar langsung ke nomor WA tersebut. “Yang mau comment bisa WhatsApp saya  081285219500,” kata George Sugama Halim dalam postinganya.

You Might Also Like

Polsek Tanjung Morawa Bangun Tanggul Sungai dan Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir

Jln.Pasar 5 Marelan Rawan Macet, Traffick Light Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Wujud Solidaritas, Polresta Deli Serdang Gelar Salat Gaib dan Doa Bersama untuk Korban Bencana di Sumatera

Pasca Banjir, Ratusan Mahasiswa Demo Kantor Dinas LHK Sumut, Ini Tuntutannya !!!

MTPI BUKA POSKO BANTUAN KORBAN UNTUK BENCANA

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor December 17, 2024 December 17, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Satu Keluarga Tewas, Polisi Selidiki Adanya Dugaan Pembunuhan
Next Article Ini Daftar Makanan dan Pendidikan Mewah yang Kena PPN 12 Persen
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Polsek Tanjung Morawa Bangun Tanggul Sungai dan Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir
EKONOMI HOME KRIMINAL
Rico Waas Perkuat BPBD Medan, Berencana Bentuk UPT di Wilayah Rawan & Relawan Tanggap Bencana
Medan
Tutup Pelatihan Kepemimpinan, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Tiga Tugas Utama Pemimpin
Medan
Wakil Ketua DPRD Medan Minta Pemko Segera Lakukan Pemulihan, Antisipasi Banjir Terulang
Medan
- Advertisement -
December 2025
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
« Nov    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?