By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: IDI Ingatkan Masyarakat Waspada Penyakit Akibat Suaca Ekstrem
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

IDI Ingatkan Masyarakat Waspada Penyakit Akibat Suaca Ekstrem

Editor
Editor Published January 31, 2025
Share
SHARE

Jakarta,- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta, masyarakat waspada terhadap sejumlah penyakit akibat cuaca ekstrem di Indonesia. Gejala yang paling umum adalah batuk pilek dan sakit kulit akibat kontak dengan air hujan. 

“Namun, ada juga penyakit yang lebih berbahaya, seperti demam berdarah (DBD) dan leptospirosis. Pencegahan DBD bisa dimulai dengan menjaga kebersihan lingkungan rumah agar tidak ada tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk,” kata Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Daeng M Faqih, Kamis (30/1/2025). 

Ia menambahkan, penyakit leptospirosis atau ‘kencing tikus’ dapat menular melalui kulit terluka yang terkontaminasi air banjir saat hujan. “Jangan bermain atau berendam di genangan air hujan untuk menghindari risiko terinfeksi leptospirosis,” ujarnya.

Ia mengatakan, menjaga lingkungan sekitar rumah bebas dari genangan air adalah langkah penting untuk menghindari penularan penyakit ini. Menurutnya, penting untuk menggunakan pelindung seperti lotion anti-nyamuk atau tidur menggunakan kelambu. 

Pencemaran air yang sering terjadi pasca hujan harus menjadi perhatian serius bagi masyarakat. Masyarakat harus lebih waspada terhadap penyakit yang timbul akibat cuaca ekstrem. 

Untuk itu, menurutnya, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan menjaga kebersihan lingkungan. “Pencegahan adalah kunci utama dalam menghindari penyakit-penyakit ini,” ucapnya.

You Might Also Like

58.000 Jemaah Umrah Indonesia Masih Tertahan di Saudi

Safari Ramadan 1447 H, Wagub Sumut Ajak Masyarakat Sergai Jaga Kebersamaan dan Kerukunan

Pemerintah Targetkan Nol Pengungsi Bencana Sumatra pada Hari Raya

Seluruh Korban Longsor TPST Bantargebang Berhasil Ditemukan

Kapolri Minta Antisipasi Puncak Mudik 14-15 dan 18-19 Maret

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor January 31, 2025 January 31, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga Tiket Mudik Lebaran
Next Article Warga Berpenghasilan Rp391 Ribu/Bulan Masuk Kategori Miskin Ekstrem
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Pemerintah Relaksasi KUR di Wilayah Bencana, Pemprovsu Percepat Sinkronisasi Data UMKM
EKONOMI
Koperasi Merah Putih di Sumut Semakin Prospektif, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
EKONOMI
Terima Kunjungan Diplomatik Thailand, Gubernur Bobby Nasution Bahas Peluang Kerja Sama Perfilman dan Pendidikan
PENDIDIKAN
Ratusan Pencari Kerja Padati Rabu Walk In Interview
EKONOMI
- Advertisement -
March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?