By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Hampir 50 Persen Kekerasan Terhadap Anak Dilakukan Orang yang Dikenal
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

Hampir 50 Persen Kekerasan Terhadap Anak Dilakukan Orang yang Dikenal

Editor
Editor Published June 12, 2024
Share
SHARE

Bekasi,- Sebanyak 46 persen kasus kekerasan terhadap anak dilakukan orang yang dikenal, baik tetangga, orangtua hingga teman sebaya. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, Novrian.

Contohnya kasus pembunuhan dan kekerasan seksual di daerah Bantar Gebang, Kota Bekasi yang belum lama ini terjadi. Yang mana pelaku merupakan tetangga korban.

Oleh karena itu, KPAD mendukung penuh munculnya organisasi relawan perlindungan anak di tengah masyarakat. Terutama dengan melibatkan kader-kader Posyandu di lingkungan.

“Kita perlu garda-garda terdepan dalam perlindungan anak. Karena pelaku kekerasan hampir 46 persen orang dikenal,” kata Novrian, saat diwawancarai wartawan, Selasa (11/6/2024).

Adanya peran masyarakat, menurutnya, akan mudah mendeteksi kasus kekerasan anak. Dimana hal tersebut cukup sulit dilakukan sejauh ini lantaran kekerasan biasanya dilakukan orang terdekat.

Dengan peran serta masyarakat sebagai pelapor diharapkan perlindungan anak di Kota Bekasi semakin membaik. Sehingga kekerasan terhadap anak bisa dicegah.

“Dengan adanya kesadaran masyarakat diharapkan kasus-kasus kekerasan di tingkat bawah bisa terdeteksi sejak dini. Dan keberadaan relawan membantu kita dalam menjalankan upaya perlindungan anak di Kota Bekasi,” ujarnya.

Sekadar informasi, kasus kekerasan anak di Kota Bekasi cukup tinggi. Pada 2023 lalu misalnya tercatat ada 88 kasus sedangkan 2024 data terakhir hingga Mei terdapat 45 kasus.

You Might Also Like

Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu

KAPOLRES TEBING TINGGI DUKUNG SIAP DUKUNG TABLIGH AKBAR KEBANGSAAN KOTA TEBING TINGGI

Ditressiber Poldasu Bongkar Jaringan Judi Online, 2 “Nyangkut”

Polresta Deli Serdang Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Ditressiber Polda Sumut Ungkap Peran SEO hingga Pengelola Situs

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor June 12, 2024 June 12, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Orientasi tugas PPK, Pemko Medan Minta Bangun Sinergitas dengan Forkopimcam
Next Article Pelindo Serahkan Bantuan Kapal Rakit Pengangkut dan Mesin Penghancur Eceng Gondok di Sibea-Bea, Samosir
1 Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Rico.Waas Dorong Al Washliyah Perkuat Pendidikan dan Pembinaan Generasi Muda
Medan
PSMS Menang Telak 4-0 atas Persikad, Kadispora Sumut Ajak Masyarakat Terus Dukung Ayam Kinantan
OLAHRAGA
Inggris Lumat Kroasia 0-7
OLAHRAGA
Sapa Warga di Beringin, Rico Waas Siapkan Solusi Banjir hingga 10.000 CCTV
Medan
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?