By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Hadiri HUT ke-80 dan Perkenalan Pengurus PGRI Medan, Rico Waas Dorong Guru Seimbangkan Pemanfaatan Teknologi dan Pendekatan Emosional
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Hadiri HUT ke-80 dan Perkenalan Pengurus PGRI Medan, Rico Waas Dorong Guru Seimbangkan Pemanfaatan Teknologi dan Pendekatan Emosional

berita
berita Published December 14, 2025
Share
SHARE

Medan,-Wali Kota Medan Rico Waas berharap para guru tidak hanya meningkatkan kemampuan dalam pemanfaatan teknologi, tetapi juga memperkuat pendekatan emosional serta pemahaman terhadap karakter anak-anak masa kini.

Harapan tersebut disampaikan Rico Waas saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus perkenalan Pengurus PGRI Kota Medan Masa Bakti XXIII Periode 2025–2030 di Auditorium Universitas Negeri Medan (Unimed), Sabtu (13/12/2025). Kedatangan Wali Kota Medan itu disambut dengan iringan musik tradisional Gordang Sambilan.

Rico Waas menegaskan bahwa kemajuan teknologi dan kehadiran kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan tidak dapat menggantikan peran guru sebagai pendidik sekaligus pembentuk karakter. Menurutnya, kedekatan emosional antara guru dan murid merupakan fondasi penting dalam proses pembelajaran.

“Peserta didik adalah manusia, bukan robot. Guru adalah figur pengganti orang tua di sekolah. Karena itu, pendekatan emosional dan komunikasi langsung harus tetap dibangun,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa dunia pendidikan saat ini telah memasuki era modern yang sangat berbeda dibandingkan masa lalu. Penilaian terhadap peserta didik tidak lagi semata-mata berbasis akademik, tetapi juga mencakup minat, bakat, kompetensi, serta kondisi mental. Metode pembelajaran pun terus berkembang seiring dengan tuntutan zaman dan kemajuan teknologi.

Seiring pesatnya perkembangan tersebut, Rico Waas menyebut Pemerintah Kota Medan telah mulai menerapkan pembelajaran berbasis digital, salah satunya melalui peluncuran kelas digital di SMP Negeri 11 serta sejumlah sekolah lainnya di Kota Medan. Pemanfaatan smart class, smartboard, dan perangkat digital dinilai mampu membuat proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan kolaboratif.

Meski demikian, Rico Waas mengingatkan agar pemanfaatan teknologi dilakukan secara bijak dan tidak menimbulkan ketergantungan, terutama pada anak-anak. Ia juga menyoroti peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gawai di rumah agar komunikasi langsung dan interaksi sosial dalam keluarga tetap terjaga.

“Jangan sampai dalam satu rumah, anggota keluarga hanya berkomunikasi melalui ponsel, padahal berada dalam ruangan yang sama. Pendidikan karakter harus dibangun melalui sinergi antara sekolah dan keluarga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Rico Waas juga secara simbolis menyerahkan penghargaan kepada 146 guru yang memasuki masa purnabakti sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka di dunia pendidikan. Selain itu, Wali Kota Medan turut menyerahkan bantuan kepada guru-guru yang terdampak bencana banjir sebagai wujud kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kota Medan.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Medan Periode 2025–2030, Andi Yudhistira, menegaskan bahwa organisasi yang selama ini bergerak dalam ranah profesi dan perjuangan akan mulai menggeser fokusnya pada pengembangan kompetensi guru, khususnya dalam menghadapi tuntutan digitalisasi pendidikan.

Ia mengatakan bahwa penguatan kapasitas pendidik akan menjadi prioritas utama PGRI Kota Medan dalam lima tahun ke depan. Menurutnya, peningkatan kualitas guru harus berjalan seiring dengan perubahan sistem pembelajaran agar pendidikan di Kota Medan mampu menjawab tantangan zaman dan mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

You Might Also Like

Polda Sumut Berikan Dukungan Psikososial kepada Anak Korban Peristiwa Pencurian di Medan Marelan

Pengedar Shabu di Medan Deli Diringkus

9 TSK Perdagangan Bayi Ditangkap Polrestabes Medan

Densus 88 Sumut Dorong Kemandirian Eks Napiter Lewat Workshop Greenpreneur Berbasis Pertanian

Penjual Sayur itu Mengingatkan Sang Pejuang Dhuafa H.Ikhwan Lubis SH MH Pada Ibunya

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita December 14, 2025 December 14, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Terima Bantuan Dari Uni Emirat Arab, Rico Waas Apresiasi Solidaritas yang Diberikan Untuk Korban Bencana Hidrometeorologi
Next Article Wali Kota Medan Bertemu Warga Medan Kota, Masalah Banjir, Keamanan, Hingga Investasi Menjadi Sorotan Utama
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Polda Sumut Berikan Dukungan Psikososial kepada Anak Korban Peristiwa Pencurian di Medan Marelan
HOME KRIMINAL Medan
Red Bull Pamerkan Mesi untuk Musim 2026
OLAHRAGA
Pengedar Shabu di Medan Deli Diringkus
HOME KRIMINAL Medan
Siang Bolong, Dua Pemuda Gasak Lampu Traffic Light di Kota Medan
KRIMINAL
- Advertisement -
January 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Dec    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?