By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: BRIN Hadirkan Inovasi Air Siap Minum untuk Pesisir
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

BRIN Hadirkan Inovasi Air Siap Minum untuk Pesisir

Editor
Editor Published February 13, 2025
Share
SHARE

Jakarta,- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Mattasi Lompoa Nusantara sepakat dalam kerja sama lisensi untuk paten Peralatan Pengolahan Air Siap Minum – Arsinum Sea Water Reverse Osmosis 5000 Liter Stasioner untuk Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil.

Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih BRIN Wahyu Hidayat menjelaskan, Arsinum Sea Water Reverse Osmosis 5000 Liter Stasioner merupakan peralatan pengolahan air siap minum (arsinum) khusus untuk air laut.

Wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil seperti Sulawesi Selatan umumnya kesulitan dalam mengakses arsinum yang memadai dan kerapkali hanya mengandalkan air hujan.

“Pada saat kondisi kering tidak ada air minum, jadi didatangkan dari luar daerah dan itu harganya sangat mahal. Bahkan bisa sampai Rp36.000-Rp40.000 per galon,” ungkap Wahyu, di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Jumat (7/2/2025).

Dengan teknologi arsinum ini, ujar dia, masyarakat dapat mengandalkan sumber daya air laut yang tidak terbatas untuk diolah menjadi arsinum. “Inovasi ini sudah diuji dan memenuhi baku mutu yang sesuai untuk air minum yang sehat,” tambah Wahyu.

Adapun kapasitas 5000 liter, jelas Wahyu, telah diperhitungkan dari segi ekonomi. “Kalau di bawah 5000 liter secara ekonomi tidak visible antara biaya operasional dengan apa yang dihasilkan. Perhitungan kami dengan biaya produksi sangat murah sekitar Rp600, masyarakat bisa menikmati air yang sehat dengan harga jual Rp8.000 per galon,” sebutnya.

Teknologi arsinum ini merupakan pengembangan produk inovasi sebelumnya untuk air tawar dan air payau. Wahyu berharap, penempatan teknologi arsinum dapat sesuai dengan kebutuhan daerah lainnya, baik untuk daerah dengan sumber air tawar, air payau, air gambut, juga air laut.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R. Hendrian usai penandatanganan perjanjian lisensi mengungkapkan, kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan pulau kecil.

“BRIN menegaskan kehadiran pemerintah dalam memberikan kualitas kehidupan yang baik bagi masyarakat dalam berbagai segi, termasuk di antaranya penyediaan air minum,” tegas Hendrian.

Hendrian menambahkan, periset BRIN bukan sebuah “menara gading” yang sekadar untuk memuaskan keinginan dari masing-masing periset. Tetapi juga dalam rangka menjawab persoalan-persoalan nyata di masyarakat melalui mekanisme kekayaan intelektual dan lisensi.

“Mudah-mudahan varian-varian produk inovasi lainnya terkait arsinum, bukan hanya yang 5000 liter, dapat segera dilisensikan. Sehingga mengatasi persoalan yang terjadi di masyarakat terkait arsinum,” harapnya.

Direktur PT Mattasi Lompoa Nusantara Muh. Syaifullah mengungkapkan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan segera melakukan ekspose presentasi ke pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperkenalkan teknologi ini dan membahas kemungkinan kerja sama dalam implementasinya.

“Saya percaya kerja sama ini dapat membawa manfaat sangat besar bagi masyarakat Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Kerja sama ini, menurutnya, memperkuat komitmen kedua pihak untuk mengembangkan teknologi yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. “Kerja sama ini juga menunjukkan komitmen kita untuk memperkuat ekosistem inovasi di Indonesia. Dengan memanfaatkan hasil riset dan inovasi, kita dapat meningkatkan daya saing bangsa dan mempercepat pertumbuhan ekonomi,” tandas Syaifullah.

You Might Also Like

Tim Jurnalis KSJ Pusat Bagikan Sedekah Beras dan Nasi Bungkus pada Warga Duafa di Jalanan Kota Medan

Terima Kunjungan Perpisahan Konjen Jepang, Wali Kota Medan Tegaskan Komitmen Perkuat Kerja Sama dan Investasi

Pj Sekdaprov Sumut Ajak UMKM Manfaatkan Digitalisasi untuk Perluas Pasar

MAP Active Indonesia Meriahkan Kawasan M BLOC Melalui Foot Locker Day 2026

Sumut Masuk Nominasi Jamsostek Award 2026, Bobby Nasution Terus Perkuat Perlindungan Pekerja

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor February 13, 2025 February 13, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1 Maret , Lebaran 31 Maret 2025
Next Article WNA Lebih Nyaman Naik KA
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Tim Jurnalis KSJ Pusat Bagikan Sedekah Beras dan Nasi Bungkus pada Warga Duafa di Jalanan Kota Medan
EKONOMI HOME Medan
Pemprov Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare, Bangun Ekologi Baru di Kwala Bekala
Medan
Kejagung Tahan Direktur TPL, Dugaan Korupsi Transaksi Pulp Rugikan Negara Rp2 Triliun
KRIMINAL
Terima Kunjungan Perpisahan Konjen Jepang, Wali Kota Medan Tegaskan Komitmen Perkuat Kerja Sama dan Investasi
EKONOMI
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?