By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: BPS : Produksi Padi di November Turun
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

BPS : Produksi Padi di November Turun

Editor
Editor Published November 15, 2023
Share
SHARE

Jakarta,-Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan produksi padi hingga November 2023 diperkirakan mencapai 458.781 ton. Ini berarti penurunan 14,10 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, Selasa (14/11/2023). “Penurunan terjadi di sebagian besar wilayah sentra produksi,” ujarnya.

Menurut Amalia, lima provinsi berpotensi mencapai produksi padi tertinggi pada November 2023. Di antaranya Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, dan Aceh.

Namun, jumlah padi yang dihasilkan diprediksi lebih rendah dibandingkan November 2022. Misalnya Jawa Barat yang diperkirakan hanya memproduksi 517,25 ribu ton dari sebelumnya 593,25 ribu ton.

Kemudian Jawa Timur yang menghasilkan 450,41 ribu ton padi dari sebelumnya 547,79 ribu ton. Disusul Sulawesi Selatan dari sebelumnya memproduksi 389,59 ribu ton diperkirakan turun menjadi 375,52 ribu ton.

Sedangkan produksi padi di Jawa Tengah berkisar di angka 351,89 ribu ton dari 413,46 ribu ton tahun lalu. Terakhir di Aceh yang produksi padinya turun dari 232,23 ribu ton menjadi 133,28 ribu ton.

Amalia mengingatkan potensi penurunan produksi padi masih akan terjadi hingga Desember 2023. “Hanya saja angkanya tidak sebesar November yakni sekitar 0,16 persen atau 3.089 ton,” ucapnya.

You Might Also Like

DKP Sumut Perkuat Ekonomi Biru, Kembangkan Kawasan Perikanan Unggulan

Pemprov Sumut Kembangkan Kawasan Unggulan Perikanan dari Hulu hingga Hilir

Mulai dari 200 Ribu, Usaha TST Pak Fen Raub Cuan Jutaan Perhari

Indonesia Ekspor Karkas Ayam ke Saudi untuk Kebutuhan Jamaah Haji dan Umroh

Ekspor Lidi Sumut Tembus Rp197,29 Miliar, Barantin Dorong UMKM Perluas Pasar

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor November 15, 2023 November 15, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Konser Coldplay Disebut Bakal Tingkatkan Jumlah Wisatawan
Next Article Bertemu Jokowi, Biden Ogah Bahas Isu Palestina
3 Comments
  • Irmat says:
    June 29, 2024 at 9:17 pm

    I thoroughly enjoyed this article. Its clear, concise, and thought-provoking. Anyone else have thoughts? Check out my profile!

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

DKP Sumut Perkuat Ekonomi Biru, Kembangkan Kawasan Perikanan Unggulan
EKONOMI
Pemprov Sumut Kembangkan Kawasan Unggulan Perikanan dari Hulu hingga Hilir
EKONOMI
Teken Komitmen Bersama KPK, Bobby Nasution Dorong Pencegahan Korupsi Dilakukan Komprehensif
KRIMINAL
Wali Kota Medan Dukung Guru dan Tenaga Pendidik Jadi Teladan di Ruang Digital
Medan
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?