By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Pemprov Sumut Kembangkan Kawasan Unggulan Perikanan dari Hulu hingga Hilir
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Pemprov Sumut Kembangkan Kawasan Unggulan Perikanan dari Hulu hingga Hilir

Editor
Editor Published September 17, 2026
Share
SHARE

Medan,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengembangkan kawasan unggulan perikanan tangkap dan budidaya sebagai program strategis daerah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.

Pengembangan kawasan tersebut dilakukan secara terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir. Pemprov Sumut melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumut bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) telah menyusun master plan pengembangan kawasan unggulan perikanan tangkap dan budidaya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Sumut Jenny Masniari Sinaga dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di lobi Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (17/9/2026).

“Tahun 2026 ini untuk pengembangan kawasan unggulan perikanan tangkap kita prioritaskan di wilayah pantai barat dan pantai timur dan tahun 2027 kita kembangkan di kepulauan Nias,” ujar Jenny.

Jenny menjelaskan, penentuan lokasi kawasan unggulan didasarkan pada potensi dan produksi perikanan di masing-masing daerah. Berdasarkan data DKP Sumut, total produksi perikanan Sumut pada 2025 mencapai 382.127,77 ton. Sementara target produksi perikanan pada 2026 sebesar 383.036,91 ton, dengan capaian hingga triwulan II 2026 sebesar 200.931,45 ton.

Pada 2025, sejumlah daerah tercatat memiliki produksi perikanan yang tinggi, di antaranya Tapanuli Tengah (Tapteng), Batubara, Asahan, dan Tanjungbalai. Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan lokasi kawasan unggulan.

“Data produksi ikan inilah yang menjadi dasar kami untuk memilih penentuan lokasi sebagai kawasan unggulan yang konsepnya dibangun dari hulu ke hilir, dimana nelayan kita berikan alat tangkap dan bantuan lain yang dibutuhkan dan nanti dibantu hilirisasinya hingga pengolahan,” terang Jenny.

Untuk wilayah pengelolaan perikanan 572, pengembangan mencakup Kepulauan Nias yang meliputi Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, dan Kota Gunungsitoli. Sementara wilayah pantai barat meliputi Sibolga, Tapteng, Tapanuli Selatan (Tapsel), dan Mandailing Natal (Madina).

Wilayah tersebut memiliki sejumlah potensi komoditas perikanan, antara lain cakalang, tongkol, tenggiri, tuna sirip kuning, kembung, layang, selar kuning, tembang, kuwe, dan bawal.

Sementara itu, wilayah pengelolaan perikanan 571 mencakup kawasan pantai timur, yakni Langkat, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batubara, Tanjungbalai, Asahan, Labuhanbatu, dan Labuhanbatu Utara.

Komoditas yang menjadi potensi utama di wilayah tersebut antara lain kembung, tembang, kerang darah, tetengkek, senangin, cumi-cumi, tenggiri, lencam pasir mata besar, udang jerbung, dan layang benggol.

Menurut Jenny, pengembangan kawasan unggulan perikanan tangkap tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan nelayan, menjaga keberlanjutan ekosistem laut, dan memperkuat rantai usaha perikanan.

Dalam master plan tersebut juga disusun pengembangan kawasan unggulan pengolahan ikan asin di Sibolga, Asahan, Batubara, dan Tanjungbalai. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan.

“Kita harapkan potensi ikan yang berlebih di daerah ini bisa diolah menjadi ikan asin,” kata Jenny.

Pengembangan kawasan unggulan perikanan tangkap juga terintegrasi dengan program Kampung Nelayan Merah Putih. Pada 2025, program tersebut telah dibangun di empat wilayah, yakni Langkat, Serdang Bedagai, Asahan, dan Batubara.

Sementara pada 2026, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Sumut direncanakan mencakup 11 wilayah di pantai timur dan 18 wilayah di pantai barat.

Sementara itu, Kepala Bidang Budidaya, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Perikanan DKP Sumut Muhammad Riza Kurnia Lubis mengatakan Sumut memiliki potensi besar dalam pengembangan perikanan budidaya.

Menurutnya, salah satu komoditas unggulan yang banyak diminati adalah udang vaname yang hingga kini masih menjadi komoditas ekspor. Selain itu, Pemprov Sumut juga memberikan perhatian terhadap pengembangan rumput laut yang memiliki peluang pasar ekspor.

“Ada juga beberapa komoditas lain yang menjadi konsern Sumut seperti tahun ini kita prioritaskan rumput laut juga diminati pasar ekspor,” kata Riza.

You Might Also Like

Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia

Bobby Nasution Tawarkan Potensi Investasi Sumut kepada Jepang, dari SDM hingga Hasil Laut

Pembina KSJ H.Ikhwan Lubis SH MH Bagikan Sedekah Jumat pada Puluhan Warga Dhuafa di Sei Suka Batubara

Jamin Investasi di Medan Dipermudah, Rico Waas Ajak Investor India Perkuat Kerja Sama

Pemprov Sumut Genjot Realisasi Pembangunan Daerah, Targetkan Tuntas Sebelum Akhir Tahun

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor September 17, 2026 September 17, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Teken Komitmen Bersama KPK, Bobby Nasution Dorong Pencegahan Korupsi Dilakukan Komprehensif
Next Article DKP Sumut Perkuat Ekonomi Biru, Kembangkan Kawasan Perikanan Unggulan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Rico Waas Dukung Kejuaraan Berkuda Equestrian Piala Wali Kota Medan 2026, Pordasi Bidik Atlet Berprestasi
OLAHRAGA
Bandara Soetta Stop sementara Penerbangan Jakarta-Riyadh
NASIONAL
City Kokoh di Puncak Klasemen Liga Inggris Usai Bungkam Liverpool
OLAHRAGA
Akademisi USU Apresiasi Program Tebus Ijazah Rico Waas, Dorong Siswa Kurang Mampu Lanjutkan Pendidikan
Medan
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?