Jakarta,-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan progres signifikan pemulihan akses jalan dan jembatan di wilayah terdampak bencana Sumatra. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum (PU) saat ini sebanyak 1.780 unit alat berat telah dikerahkan dan bekerja di tiga provinsi terdampak bencana.
“Total alat berat yang sudah tergelar dan bekerja di tiga provinsi mencapai 1.780 unit. Jumlah ini terus kami perbarui setiap hari,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Ia menjelaskan, akses jalan Takengon menuju Gayo Luwes yang sebelumnya terputus akibat empat titik longsoran, kini mulai dapat dilewati secara terbatas oleh kendaraan roda empat. Menurut Abdul Muhari, perbaikan permanen jalur Pidie Jaya–Takengon ditargetkan rampung pada 15 Januari 2026.
“Jalur utama terus kita kebut sesuai target yang telah ditetapkan Kementerian PUPR. Meskipun sementara ini beberapa titik sudah terhubung lewat jalur alternatif,” ucap Abdul.
Selain itu, BNPB juga melaporkan titik longsor terakhir di Belang Kejaran, Kota Canai, kini telah terbuka dan dapat dilalui kendaraan roda empat. Pemerintah akan memasang 270 unit jembatan Bailey di tiga provinsi untuk memulihkan konektivitas wilayah terdampak.
“Jembatan Bailey ini tidak hanya menghubungkan jalan nasional, tetapi juga jalan kabupaten, kecamatan, hingga desa. Hampir semua jembatan yang terputus akan kita koneksikan kembali,” kata Abdul Muhari menegaskan.
Sementara, Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan pihaknya telah mengerahkan dukungan alat berat di sejumlah wilayah terdampak bencana Sumatra. Hal ini dilakukan sebagai upaya penguatan penanganan bencana di wilayah Sumatra.
“Saat ini, kami mengerahkan sebanyak 1.709 alat berat yang sudah dimobilisasi untuk mempercepat penanganan darurat sekaligus memulihkan konektivitas di daerah terdampak. Adapun jumlah tersebut bertambah setelah Kementerian PU memperoleh tambahan dukungan 39 unit alat berat dari BUMN Karya, meningkat dari sebelumnya 1.670 unit,” kata Dody Hanggodo.

