By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: BNN : Masyarakat Jangan Takut Melapor dan Ikuti Rehabilitasi Narkoba
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

BNN : Masyarakat Jangan Takut Melapor dan Ikuti Rehabilitasi Narkoba

berita
berita Published October 14, 2025
Share
SHARE

Jakarta,-Kepala Bandan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Sujudi Ario Seto, mendorong masyarakat tidak takut melapor dan mengikuti program rehabilitasi. Sebab, program ini merupakan upaya pemerintah dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika yang semakin menekankan pendekatan kemanusiaan.

“Rehabilitasi bukan hukuman, melainkan jalan menuju kesembuhan. Negara hadir bukan untuk menghakimi, tetapi untuk menolong,” kata Sujudi di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Memurut dia, program ini juga sebagai pengingat penting ditengah meningkatnya kesadaran publik, bahwa pecandu narkotika bukan semata pelaku kejahatan. Melainkan korban yang membutuhkan pertolongan medis dan sosial.

Mantan Kapolda Banten itu menegaskan bahwa setiap penyalahguna narkotika memiliki hak untuk mendapatkan rehabilitasi. Hal ini sesuai amanat Pasal 54 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Program ini, lanjut Sujudi, merupakan bentuk perlindungan negara terhadap warganya agar bisa pulih dan kembali berperan di masyarakat. Paradigma lama yang menganggap pecandu harus dijatuhi hukuman pidana, kini harus diubah.

“Kami ingin masyarakat sadar bahwa melapor untuk direhabilitasi tidak berarti akan dipenjara. Justru itu adalah langkah berani untuk menyelamatkan diri, keluarga dan masa depan,” ucapnya.

Dalam pendekatan baru ini, BNN menempatkan aspek kemanusiaan dan pemulihan martabat manusia sebagai prioritas utama. Rehabilitasi dilakukan secara medis dan sosial untuk memulihkan sisi fisik maupun psikologis.

You Might Also Like

Ekosistem Sungai Bulumanis Lor Tercemar, AMPHIBI Pati Pertanyakan Kinerja DLH ??

Narkoba Mulai Jerat Anak-anak di Asahan, Bocah SD Diduga Dicekoki Sabu

Mertua-Menantu Kompak Edarkan Sabu Lewat Jendela Rumah di Percut Sei Tuan

Polantas Karib, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Kenalkan Polisi sebagai Sahabat Anak Sejak Usia Dini

Dua Pengedar dan Seorang Pengguna Sabu di Hamparan Perak Ditangkap

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita October 14, 2025 October 14, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article 21 Provinsi Alami Penurunan IPH
Next Article Ini Penyebab 9 Kios Terbakar, 2 Alami Luka Bakar
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Ekosistem Sungai Bulumanis Lor Tercemar, AMPHIBI Pati Pertanyakan Kinerja DLH ??
HOME KRIMINAL NASIONAL
Buntut Keracunan MBG di Berastagi, Kepala SPPG Diusulkan Dipecat Tidak Hormat
NASIONAL
Narkoba Mulai Jerat Anak-anak di Asahan, Bocah SD Diduga Dicekoki Sabu
KRIMINAL
Mertua-Menantu Kompak Edarkan Sabu Lewat Jendela Rumah di Percut Sei Tuan
KRIMINAL
- Advertisement -
August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?