By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: BI Harus Buka Data Soal ‘Dana Parkir’ di Sumut, Peneliti Sebut Menkeu Purbaya Keliru
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

BI Harus Buka Data Soal ‘Dana Parkir’ di Sumut, Peneliti Sebut Menkeu Purbaya Keliru

berita
berita Published October 24, 2025
Share
SHARE

Medan, -Perbedaan angka soal dana tersimpan milik Pemda yang diungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewo berbuah polemik. Tidak sedikit yang menilai pernyataan Menkeu itu merugikan citra Pemda. Bank Indonesia pun didorong untuk membukandata sebenarnya.

“Ya harusnya BI segera buka data dan menginformasikannya ke publik,” ungkap pengamat ekonomi, Gunawan Benjamin, Jumat 24/10/2025.

Diakui Akademisi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) tersebut, perbedaan data dana tersimpan bank itu membuat masyarakat berpolemik. Namun polemik itu akan berakhir bila ada data valid yang dibuka dan disampaikan BI ke publik.

Gunawan yang juga pakar pemasaran itu menyebutkan, perbedaan klaim data dana mengendap ini bisa saja dikarenakan oleh banyak hal. Seperti perbedaan waktu pengecekan jumlah saldo, mutasi keluar masuk rekening yang sewaktu-waktu memang bisa menunjukan angka yang jauh berbeda, atau hal teknis lainnya.

“Namun lain halnya jika dana tersimpan itu ditemukan dalam bentuk simpanan deposito berjangka. Yang tentunya angkanya tetap akan sama, cenderung bertambah karena ada bunga. Dan saya meyakini perbedaan ini lebih dikarenakan mutasi rekening yang membuat posisi saldo menjadi sangat dinamis,” ungkap Gunawan.

Terpisah, Peniliti Lembaga Studi Transparansi Anggaran dan Kebijakan (El-Strika) Ika Anshari menilai ‘dana mengendap’ yang dipersepsikan dari ucapan Menkeu Purbaya tersebut justeru merugikan Pemprov Sumut sendiri.

Sebab, publik menangkap bahwa dana itu tidak terserap dan bahkan diasumsikan sebagai dana yang berbunga.

Angka Rp3,1 triliun yng diucapkan Menkeu itu menjadi bias. Padahal, sambung Ika Anshari, dana itu tersimpan di bank sebesar kurang lebih Rp900 miliar seperti disampaikan Pemprovsu.

“Dan dana Rp900 miliar itu bukan dana mengendap melainkan dana belum terserap karena proses administratif seperti evaluasi Perubahan APBD (P-APBD) yang masih menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri serta pembayaran pekerjaan infrastruktur yang sedang berlangsung,” ungkap Ika.

Maka sebab itu, Ika Anshari juga mendorong agar BI segera membuka data dan menginformasikannya kepada publik. Dan bila nanti ditemukan kekeliruan oleh Menkeu Purbaya soal data, maka Kementerian Keuangan harus berani juga menyampaikannya ke publik.

“Ya agar asumsi dana mengendap itu tidak lagi merugikan pihak manapun. Kementerian Keuangan juga harus gentle menyampaikan bila memang ada kekeliruan,” kata Ika Anshari.

Sebelumnya Menkeu Purbaya menyebut ada dana Rp3,1 triliun tersimpan milik Sumatera Utara di bank. Namun dilansir dari data Bank Indonesia, ternyata angka Rp3,1 triliun itu milik Pemprov Aceh.

Angka tersebut menempatkan Aceh di posisi kelima tertinggi secara nasional dalam daftar daerah dengan dana pemerintah daerah yang belum terserap di bank.

DKI Jakarta menempati posisi teratas dengan total simpanan Rp14,7 triliun, disusul Jawa Timur sebesar Rp6,8 triliun, Kalimantan Timur Rp4,7 triliun, dan Jawa Barat Rp4,2 triliun.

You Might Also Like

Pengedar Sabu di Mabar Ditangkap

Gubernur Sumut Terima Audiensi Walikota Padangsidimpuan, Perkuat Sinergi Pembangunan dan Infrastruktur Daerah

Pemprov Sumut Targetkan PPID Predikat Informatif 2026, Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

H.Salman Alfarisi Terima Aspirasi Masalah Pendidikan, Dari Bantuan Siswa Miskin, Infrastruktur Hingga Banjir

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita October 24, 2025 October 24, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Zhejiang Seaport Group Kunjungi Kuala Tanjung, Pelindo Dorong Investasi Logistik Internasional
Next Article Program Berobat Gratis Bukti Keberpihakan Bobby Nasution terhadap Masyarakat Kecil
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Pengedar Sabu di Mabar Ditangkap
HOME KRIMINAL Medan
Deschamps Tak Dampingi Prancis Saat Lawan Norwegia
OLAHRAGA
Bid Propam Polda Sumut Laksanakan Gaktibplin di Polresta DS, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Personel
HOME KRIMINAL
“Big Match” Berdarah Geng Motor di Patumbak, Enam Pelaku Ditangkap
KRIMINAL
- Advertisement -
June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« May    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?