Sergai – Perjalanan libur akhir pekan kali ini Minggu sore (03/03/2024) kita mengeksplore mata pencarian kalangan nelayan kecil yang berada di Pantai Melayu Desa Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin Kab.Sergai.
Menelusuri pantai berpasir putih disini ternyata membuka mata kita ke suasana alam bahari nan asri.
Sesampainya di pantai Melayu terlihat ada sekelompok kapal kecil nelayan yang ramai bertambat di bibir pantai.
Meski cuaca terik mentari seakan tak terasa membakar kulit kepala karena hembusan angin datang silih berganti.
Setelah didekati kapal nelayan kecil tersebut muncul seorang nelayan sedang sibuk memikul tumpukan Kupang atau sejenis kerang laut yang telah dikemas dalam karung goni berukuran 50 Kg.
Sebagian nelayan sibuk mengemasi Kupang yang ada di lambung kapal.
Saat disamperin, Anton (45) salah seorang nelayan pencari Kupang mengaku berpenghasilan 200 ribu perharinya.
Mencari Kupang di dasar laut ternyata tidaklah mudah, selain harus mengandalkan alat bantu pernafasan dengan mesin kompresor.
Nelayan Kupang ini harus berjibaku mencari Kupang sampai di kedalaman 20 meter.
Menurut Anton, jenis Kupang saat ini memang sedang musimnya, selain Kerang ternyata harga jual Kupang cukup menjanjikan seharga 1000 perkilogramnya dijual ke agen atau kepada penampung Kupang.
Selanjutnya para pengumpul Kupang memasak atau merebusnya kemudian dikumpulkan daging Kupang sebelum di jual ke pasar seharga 15 ribu perkilogramnya.
Dalam mencari Kupang, kapal boat nelayan yang berukuran sekitar 2x 6 meter tersebut harus menempuh jarak sekitar 6 mil ke tengah laut atau setengah jam lamanya perjalanan.
Sesampainya di lokasi kumpulan Kupang, para nelayan melabuhkan jangkar selanjutnya menyelami dasar laut hingga 20 meter untuk mencari kumpulan Kupang bersarang di dasar karang laut dengan bantuan alat pernapasan memakai mesin kompresor.
” Saat ini mata pencarian Kupang menjadi primadona bang, karena jenis Kerang dan ikan sudah sulit di dapat nelayan, ya Lumayanlah bang, kalau kita bisa kumpulkan Kupang seberat 200 Kilogram saja kita sudah bergaji 200 ribuan perorangnya sekali melaut.Ungkap Anton sembari menginformasikan kalau daging Kupang ini tak kalah enaknya dengan daging jenis kerang apalagi kalau Kupang ini direbus disantaf dengan sambal kecap terasa nikmatnya.(Bersambung) (Gus/Sergai).


Hey there,
Want your business showcased in Google News?
Our hyper-targeted content gets distributed across Google News and similar platforms, bringing you increased exposure, calls, and clients.
Reply with “YES” to learn more.
Best regards,
Pas
Your website is broken, are you still in business?
Devon
Hey, I saw an issue with your Google Maps, can I send a screenshot here?
Hi,
I have made a totally free video for dnaberita.com I just wanted your permission before I send it over 🙂
So let me know if you want it?
Regards,
William
médicaments en ligne : Risques et précautions à prendre
Mepha Pharma Puente Alto Guide d’achat de médicaments en ligne :
les bonnes pratiques à adopter