Kelantan,-Banjir melanda enam negara bagian di Malaysia, memaksa ribuan warga untuk mengungsi akibat kenaikan air yang merendam rumah dan universitas. Pada Kamis (18/12/2025) pukul 9 pagi, sebuah video dari Gua Musang, Kelantan, memperlihatkan air banjir masuk ke dalam rumah warga.
Melansir dari The Straits Times, warga percaya air berasal dari Sungai Lebir, meskipun saat itu tidak terjadi hujan lebat. Di Kuantan, Pahang, warga membagikan rekaman yang menunjukkan air naik di rumah mereka.
Barang-barang rumah tangga seperti tabung gas dan kotak pendingin tampak mengapung di air. Beberapa warga terlihat pindah ke tempat penampungan sambil membawa barang-barang mereka, karena air telah mencapai setinggi pinggang.Hujan deras yang terus berlangsung sejak 17 Desember juga menyebabkan banjir di Universiti Islam Pahang Sultan Ahmad Shah. Banjir tersebut memaksa 135 mahasiswa dievakuasi ke masjid kampus yang berada di tanah lebih tinggi.
Sementara itu, banjir di Terengganu dilaporkan meluas ke Dungun dan Kemaman, memaksa lebih dari 900 warga mengungsi. Enam sungai di Terengganu tercatat masih berada di atas tingkat bahaya.
Menurut laporan Badan Nasional Pengurusan Bencana pada Kamis (18/12/2025), jumlah pengungsi di enam negara bagian meningkat signifikan. Enam negara bagian yang terdampak adalah Pahang, Terengganu, Johor, Selangor, Kelantan, dan Sarawak, dengan total pengungsi mencapai 9.261 orang.
Otoritas telah membuka 75 tempat penampungan sementara untuk membantu keluarga yang terdampak. Pahang menjadi negara bagian yang paling parah terdampak, dengan sekitar 8.126 orang mengungsi ke 55 tempat penampungan aktif.
Terengganu menampung 691 pengungsi, Johor 347, Selangor 47, Kelantan 18, dan Sarawak empat orang. Pemerintah terus memantau situasi dan mengupayakan bantuan bagi warga yang terdampak banjir.

