By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Arya Sinulingga Minta Tegurannya di Lubuk Pakam Tak Dipolitisasi: Saya Tidak Ada Singgung SARA
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
OLAHRAGA

Arya Sinulingga Minta Tegurannya di Lubuk Pakam Tak Dipolitisasi: Saya Tidak Ada Singgung SARA

Jaka Nov
Jaka Nov Published November 29, 2023
Share
SHARE

Medan, – Founder Sada Sumut, Arya Mahendra Sinulingga menyesalkan sikap Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam yang melaporkan dirinya ke Bareskrim dengan dugaan alasan pencemaran nama baik dan ujaran fitnah terkait dengan tegurannya kepada Dek Gam saat Sada Sumut menghadapi Persiraja di Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam, Sabtu 25 November 2023 lalu.

Arya yang juga EXCO PSSI menyebut laporan Dek Gam tak memiliki dasar. Menurutnya, dia hanya menegur Dek Gam yang jelas-jelas tak menjalankan sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI yang dia terima dengan datang pada laga Sada Sumut vs Persiraja.

Arya juga menjelaskan kronologi kejadian itu sehingga teguran itu dia sampaikan pada Nazarudin Dek Gam.

“Ketika Sada bertandang ke sana (Banda Aceh), kemudian di sana babak pertamanya bagus-bagus aja. Mau masuk babak kedua ternyata ada intervensi (Dek Gam) dan intimidasi terhadap wasit, kemudian berubah terus situasi pertandingan”, kata Arya Sinulingga didampingi Pembina PSMS Medan Edy Rahmayadi di Medan Johor, Selasa (28/11/2023).

Lalu lanjutnya, persoalan itu dibawa ke Komdis, karena ofisial mereka juga dilempari di situ (Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh). Keluarlah keputusan dari Komdis, pasal 61 juncto pasal 13 ayat 2, hukumannnya kalau denda Rp45 juta dan atau skors pertandingan minimal satu pertandingan.

Menariknya, kata Arya, Nazaruddin Dek Gam ternyata tak menjalankan hukuman skorsing Komdis PSSI pada lima pertandingan pasca menghadapi Sada Sumut. Hal itu dibuktikan dengan Dek Gam datang ke pertandingan-pertandingan berikutnya. Menurutnya, hal itu menjadi bukti hahwa Dek Gam tak menjalani sanksi yang diberikan Komdis PSSI.

“Ketika di sana (Lubukpakam) dia hadir. Hukumannya memang habis waktu Sada Sumut FC menghadapi Persiraja, kalau memang dia jalani sanksinya. Ternyata pada saat lawan PSMS di Banda Aceh, dia ada, lawan Sriwijaya ada, Semen Padang ada. Lagi pula saya pertanyakan dia ketika sudah selesai pertandingan, jadi bukan di tengah-tengah (pertandingan) juga,” ucap Arya.

Staf Khusus Menteri BUMN itu juga menyesalkan dan membantah narasi yang beredar bahwa dia disebut-sebut menyinggung SARA terhadap Dek Gam. Dia bahkan menyebut nama Edy Rahmayadi hingga Chief Operating Officer (COO) PSMS Medan, H Andry Mahyar Matondang berada di tribun VVIP stadion saat dirinya menegur Dek Gam.

“Nggak ada kata-kata SARA atau kata-kata lain yang saya sampaikan. Tidak ada saya menghina masyarakat Aceh, ada saksi semua. Kita ini orang Medan yang udah biasa hidup dengan semua etnis di sini, mana ada kalimat-kalimat SARA seperti itu,” kata Arya Sinulingga.

Dia juga menyesalkan lantaran urusan sepakbola dikait-kaitkan ke ranah politik apalagi dianggap menghina etnis tertentu dalam hal ini warga Aceh.

“Kenapa urusan sepakbola yang baik seperti ini harus dikaitkan dengan kalimat SARA itu tadi, seakan-akan saya menghina masyarakat Aceh. Warga Aceh di Sumut banyak, dan selama ini kita semua hidup harmonis,” ucapnya.

Namun, Arya mengaku tak akan melaporkan kembali Dek Gam. Dia menyebut menerima dirinya dilaporkan dan menanti perkembangan laporan tersebut.

“Karena saya tidak pernah bicara mengenai SARA, saya santai saja, artinya terimalah, nanti proses saja. Karena saya anggap saya nggak pernah ngomong SARA,” pungkasnya.

You Might Also Like

Klub Argentina Beri Penghormatan Terakhir untuk Messi

Madrid Tumbang di Kandang Betis

Mourinho Ternyata Inginkan Enzo Fernandez ke Madrid

Fabregas Dinobatkan Jadi Pelatih Terbaik Serie A

Mourinho Terapkan Disiplin Ketat di Madrid

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Jaka Nov November 29, 2023 November 29, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Badak Sumatera Melahirkan di Taman Nasional Way Kambas
Next Article Buka Festival Kuliner 2023, Bobby Nasution Harapkan Kuliner Kuatkan Perekonomian Medan
187 Comments

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Genjot PAD, Pemprov Sumut Buka Layanan Bayar Pajak Kendaraan Malam Hari di Akhir Pekan
EKONOMI
Tanah Warga Diserobot Pengusaha FPI Datangi Polres Tebing Tinggi, Ini Tujuannya !!!
HOME KRIMINAL
Klub Argentina Beri Penghormatan Terakhir untuk Messi
OLAHRAGA
Nyambi Edarkan Narkoba, Oknum Kepling di Medan Ditangkap Polisi, 2 Pod Getar dan Ekstasi Disita
KRIMINAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?