Medan,-Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pembangunan trotoar di Jalan Juanda dan Jalan Merak Jingga. Pembangunan ini dilakukan dengan menata ulang penutup drainase (cover slab) menjadi trotoar yang lebih rata dan nyaman bagi pejalan kaki, sekaligus dilengkapi jalur pemandu bagi penyandang disabilitas.
Panjang trotoar yang dikerjakan di Jalan Juanda mencapai 1,48 kilometer, sedangkan di Jalan Merak Jingga sepanjang 1,28 kilometer. Pembangunan tersebut ditargetkan selesai menjelang akhir tahun sesuai rencana Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan.
Didampingi Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi, Rico Waas menjelaskan, penataan di kedua ruas jalan itu dilakukan dengan mengangkat penutup drainase, sementara saluran drainasenya tetap dipertahankan.
“Kalau sebelumnya kita memakai cover slab, permukaannya terkadang tidak rata, ada yang tinggi dan ada yang rendah. Ini kurang nyaman bagi masyarakat. Jalur pemandu bagi penyandang disabilitas juga belum dibangun. Karena itu, sekarang kita bangun trotoar sekaligus menyediakan jalur pemandu,” ujar Rico Waas.
Saat meninjau Jalan Merak Jingga, Rico Waas meminta jajaran kewilayahan setempat menginformasikan penataan kawasan tersebut kepada para pedagang elektronik. Jalan Merak Jingga dikenal sebagai salah satu tujuan masyarakat untuk berbelanja elektronik dengan aktivitas perdagangan yang cukup ramai.
Menurut Rico Waas, drainase di kawasan itu sebelumnya telah dibangun, tetapi masih perlu dirapikan agar lingkungan lebih tertata dan nyaman. Ia juga menyoroti laporan warga mengenai genangan air di sejumlah titik di ujung Jalan Merak Jingga.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas SDABMBK Kota Medan telah merencanakan pelebaran drainase di seberang jalan, dekat kantor lurah. Pelebaran ini diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mengurangi genangan akibat penumpukan debit air di kawasan tersebut.
“Pelan-pelan kita benahi. Kita ingin kawasan ini lebih tertata, nyaman bagi pejalan kaki, dan persoalan genangan air juga bisa ditangani,” katanya.
Penataan trotoar di sejumlah ruas jalan di Kota Medan akan dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki sekaligus memperbaiki keteraturan kawasan perkotaan.

