Tangerang,-Bandara Internasional Soekarno-Hatta menunda 58 penerbangan (delay) keberangkatannya, Senin (12/1/2026). Hal itu akibat hujan deras yang mengguyur sejak dini hari tadi.
Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan mengatakan penerbangan delay keberangkatannya tersebut tujuan domestik atau dalam negeri. “Faktor cuaca buruk, maka Penerbangan pukul 06.00-11.00 WIB terpaksa ditunda,” ujarnya.
Yudis enggan meriinci, walaupun durasi penundaan keberangkatan pesawat beragam. Pasalnya, tergantung dengan maskapai penerbangan yang akan ditumpangi serta bandara yang akan dituju.
“Alasannya karena ‘bad weather’ (cuaca buruk, Red). Keterlambatan beragam ada yang delay selama 30 menit sampai 1 jam dan juga 60 menit hingga 120 menit ditunda keberangkatannya,” ucapnya.
Selain penundaan keberangkatan, sambung Yudis, sejumlah pesawat yang hendak mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga terganggu. Akibatnya, diminta berputar-putar lebih dulu di udara menunggu situasi yang tepat untuk mendarat (go arround).
“Tingginya mobilitas penerbangan membuat sejumlah pesawat melakukan ‘divert’ (mendarat) di bandara terdekat dengan Soekarno-Hatta. “Seperti Halim Perdana Kusuma, Pekanbaru, Palembang dan beberapa bandara di sekitarnya,” kata Yudis.
Menurut dia, sederet langkah antisipasi tersebut dilakukan guna memastikan keselamatan penerbangan baik pesawat yang hendak mendarat atau berangkat. Pasalnya secara teknis Bandara Soekarno-Hatta tidak mengalami kendala untuk lalu lintas begitu juga landasan pesawat yang berada di Terminal 1, 2 dan 3.
“Yang paling penting bagi kami ialah operasi penerbabgan berjalan lancar. Artinya di bandara sendiri tidak ada masalah genangan air mau di apron ataupun landasan pesawat sehingga memenuhi kriteria keselamatan penerbangan,” kata dia.
Diketahui, banjir setinggi 20 sentimeter menutup sejumlah akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Senin (12/1/2025). Selain terjadi kemacetan panjang baik diruas Tol Sudiyatmo juga untuk jalur Parimeter Utara tidak dapat dilalui kendaraan.
Hal tersebut akibat hujan yang terus mengguyur kawasan tersebut sejak, Senin (12/1/2026) dini hari. “Jadi untuk sementara sudah dilakukan penyedotan oleh Jasa Marga dan Angkasa Pura dengan menggunakan tiga mesin penyedot,” ujar Kasat Lantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Sularno.
Sularno mengaku volume hujan yang tinggi membuat jalur Tol Sudiyatmo bnjir dengan ketinggian 15-20 sentimeter. Namun demikian untuk kendaraan itu sebenarnya bisa dilintasi di jalur 1, 2 dan 3.

