Jakarta,-PT Kereta Api Indonesia mengoperasikan ribuan perjalanan kereta untuk menyukseskan angkutan Natal dan Tahun Baru mendatang. Total perjalanan kereta api yang disiapkan mencapai 7.982 perjalanan yang terdiri dari reguler dan tambahan.
“Dalam periode Angkutan Natal dan Tahun Baru, jutaan masyarakat bergerak bersamaan. Setiap perjalanan yang terselenggara dengan selamat dan nyaman akan berdampak langsung pada aktivitas wisata, bisnis, dan perputaran ekonomi daerah. KAI hadir untuk memastikan mobilitas itu terjaga dengan kualitas layanan terbaik,” kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba, Sabtu (22/11/2025).
Jumlah tersebut mencakup 7.038 perjalanan reguler serta 944 perjalanan tambahan untuk melayani kebutuhan mobilitas masyarakat. KAI menurunkan 170 personel Customer Service Mobile di 39 stasiun sebagai garda terdepan pelayanan pelanggan.
Kehadiran petugas lapangan ini bertujuan membantu penumpang mulai dari informasi perjalanan hingga pengaturan alur kepadatan. Manajemen menambah personel kebersihan di stasiun dan rangkaian kereta untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan berlangsung.
Total 145 petugas stasiun, 198 petugas OTC, dan 147 pencuci kereta disiapkan agar fasilitas tetap terjaga. Angkutan akhir tahun tidak hanya berdimensi operasional semata tetapi membawa dampak ekonomi yang jauh lebih luas.
“Setiap pelanggan yang bergerak berarti peluang baru bagi sektor wisata, UMKM, hingga aktivitas usaha di berbagai daerah. Karena itu, keberhasilan Angkutan Natal dan Tahun Baru adalah kontribusi nyata KAI untuk menjaga denyut ekonomi nasional tetap berjalan positif,” ujar Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary Kereta Api Indonesia (KAI) Raden Agus Dwinanto Budiadji.
KAI mengajak masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal serta mengecek ketersediaan tiket melalui aplikasi resmi. KAI berkomitmen menjaga standar keselamatan dan kenyamanan yang telah diperkuat khusus untuk periode angkutan tersebut.

