By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Sumut Surplus Bahan Pangan, Bukti Kerja Kolaboratif Gubernur Bobby
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Sumut Surplus Bahan Pangan, Bukti Kerja Kolaboratif Gubernur Bobby

berita
berita Published November 1, 2025
Share
SHARE

Medan, -Jaminan Kestabilan Harga Komoditi Pangan (JASKOP) di Sumut menjadi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Bobby Nasution. Bahan pangan yang mencatatkan surplus di sejumlah komoditi, merupakan bukti kerja kolaboratif yang dijalankan Bobby Nasution.
Informasi dihimpun, Jumat 30/10/225, sejumlah harga bahan pangan terutama komoditi cabai merah mengalami penurunan setelah sempat meroket tinggi beberapa waktu lalu.

Dan di sisi lain, sesungguhnya ketersediaan bahan pangan seperti beras dan cabai merah periode Januari-September 2025 berada pada kondisi surplus.

Pada periode itu, produksi setara beras di Sumut sebanyak 1.754.689 ton. Kebutuhan 1.288.609 ton. Artinya surplus 466.080 ton.

Dan proyeksi Oktober 2025, konversi beras 145.632 ton, untuk kebutuhan 145.534 ton. Surplus tipis 98 ton.

Bergeser ke cabai merah. Periode Januari sampai September 2025, produksi 183.846 ton. Sedangkan kebutuhan 91.085 ton. Surplus 92.760 ton.

Dan untuk proyeksi Oktober 2025, produksi cabai merah 17.152 ton, sedangkan kebutuhan 10.247 ton. Artinya surplus 6.904 ton.

Rencana panen cabai sudah dijadwalkan 27 Oktober sampai 10 Novembet 2025 untuk
menjaga kontinuitas pasokan.

“Dari proyeksi dan catatan surplus itu menggambarkan bahwa kerja kolaboratif Gubsu kita tidak sekedar slogan. Tinggal bagaimana instansi terkait menjaga kestabilan ini ke depan,” kata Peneliti Lembaga Kajian Masyarakat Marginal (LKMM), Ika Anshari.

Menurutnya, kunci surplus itu terletak pada langkah sinergitas dan kolaborasi Bobby Nasution dengan pemerintah kabupaten/kota menjaga stabilitas ketersediaan pangan.
Ditambah lagi sejumlah faktor pendukung produksi bahan pangan di Sumut sangat memadai.

“Ketersediaan air menurut BMKG cukup baik hingga Desember 2025, ini tentu mendukung pola tanam. Maka itu pemantauan stok harus dilakukan secara berkala oleh TPID dan dinas terkait,” tukas Ika Anshari.

Terpisah, mahasiswa Ekonomi UMSU Baginda Siregar menilai bahwa ketersediaan stok pangan ini harus mendapat perhatian penuh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumut. Hal itu dimaksudkan memperkuat kerja-kerja kolaboratif Bobby Nasution dan menutup celah oknum mafia mempermainkan harga pasar.

“Kondisi saat ini surplus cabai merah. Namun kemarin harganya naik meskipun kini trennya menurun. Kami mensinyalir ada mafia yang mau mengambil keuntungan besar dari upaya-upaya anomali harga ini,” kata Baginda.

Menurutnya, keuntungan besar yang dicari mafia-mafia tersebut, bukan hanya pada keuntungan ekonomi, tapi juga politik.

“Keuntungan politik sudah pasti. Sebab situasi beberapa hari lalu (harga cabai naik dan inflasi) mengarah pada kinerja Pemprov Sumut. Kita harus mewaspadai mafia mafia yang justeru makin menyulitkan rakyat kita sendiri,” ujar Baginda.

Dia mendorong Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumut mencermati situasi ini. Apalagi di dalam TPID sendiri ada unsur kepolisian yang bisa langsung menindak ulah mafia tersebut.

Sebelumnya juga, Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Ferry Walintukan menegaskan pihaknya tak akan tinggal diam menghadapi praktik spekulatif yang membuat harga cabai meroket di pasar-pasar tradisional.
“Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus, unit Industri dan Perdagangan, sudah lama membentuk Satgas Pangan,” ujar Ferry di Medan, Senin malam, (27/10/2025) malam.

Biasanya, lanjut dijelaskan Ferry, satgas ini menangani persoalan beras, jagung, dan bahan pokok lainnya.

“Sekarang kami fokus pada cabai. Pengawasan tengah digencarkan di sejumlah daerah yang menjadi sentra produksi dan distribusi cabai,” jelas Kabid Humas.

Menurut Ferry, polisi menelusuri potensi adanya permainan harga dan dugaan penimbunan.

“Untuk masalah cabai yang naik atau langka, kami sedang melakukan pemantauan intensif,” tegasnya.

You Might Also Like

Indonesia Perkuat Koridor Rantai Pasok dari Sumut

Dari Hype ke Dampak Nyata, DANA Soroti Implementasi AI bagi Bisnis dan Talenta

Soetta, Halim Perdana Kusuma dan Husein Sastra Negara Kembali Buka Penerbangan

Bobby Nasution Dorong Pengembangan Komoditas Ekspor Sumut Bernilai Ekonomi Tinggi

IMT-GT di Sumut Diharapkan Dorong Aksi Nyata dan Buka Peluang Investasi Baru

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita November 1, 2025 November 1, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Pemprov Sumut Rumuskan Empat Langkah Strategis Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Next Article Gubernur Sumut Bobby Nasution Temui Guru SMK 1 Kutalimbaru yang Dilaporkan Orang Tua Siswa
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Bobby Nasution Tegaskan Usaha Tak Berizin dan Ganggu Kamtibmas Tak Boleh Beroperasi
Medan
Indonesia Perkuat Koridor Rantai Pasok dari Sumut
EKONOMI
Kinerja OJK Sumut Dipertanyakan, PT.TSI Gugat Bank Mandiri Soal 54 Cek Diduga Palsu
HOME KRIMINAL Medan NASIONAL
Zulham Efendi Desak Pemko Medan Percepat Pemenuhan RTH di Medan Utara
Medan
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?