By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: 2030 Sebanyak 2,1 Miliar Manusia di Dunia Akan Alami ‘Mata Tua’
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Hiburan

2030 Sebanyak 2,1 Miliar Manusia di Dunia Akan Alami ‘Mata Tua’

Editor
Editor Published August 8, 2025
Share
SHARE

Jakarta,-Sebanyak 2,1 miliar orang di dunia diperkirakan mengalami presbiopia atau mata tua pada tahun 2030. Kondisi ini mengancam masyarakat global yang telah memasuki usia 40 tahun ke atas.

Dokter Spesialis Mata Jakarta Eye Center (JEC) Nashrul Ihsan menyampaikan hal tersebut pada Kamis (7/8/2025). Ia menjelaskan presbiopia merupakan gangguan penglihatan akibat penurunan fungsi lensa mata.

Gejala presbiopia ditandai dengan kesulitan melihat objek dari jarak dekat secara jelas. Menurut Nashrul, penyebab utama gangguan ini adalah faktor usia yang membuat lensa kehilangan kemampuan akomodasi.

“Kemampuan ini yang beransur-ansur hilang setelah umur 40 tahun,” ujarnya dalam acara “Merdeka dari Kacamata di Usia Emas” di Auditorium Istiantoro JEC, Jakarta.

Meskipun tidak berbahaya, presbiopia dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi pekerja aktif. Nashrul menambahkan penggunaan kacamata progresif bukanlah solusi ideal untuk jangka panjang.

“Misalnya bagi seorang supir, itu sangat berbahaya. Sebagian orang juga mungkin tidak nyaman menggunakan kacamata bantu, karena harus lepas pasang,” ujarnya.

Nashrul mengimbau masyarakat segera berkonsultasi apabila mengalami gejala presbiopia. Ia menekankan penggunaan kacamata yang tidak sesuai resep dapat memperburuk kondisi penglihatan.

You Might Also Like

Tabungan Pecahan Rp2.000 dari Jualan Bubur Bawa Mbah Marsiyah ke Makkah

Shakira Comeback di Piala Dunia, Bawakan Lagu ‘Dai Dai’

Festival Layang-Layang Piala Gubernur Dibuka, Bobby Nasution Ingin Jadi Daya Tarik Wisata Sumut

Di Taman Budaya, Rico Waas Rayakan Sastra Lewat Musikalisasi Puisi Kopi dan Kepo

Selamat & Sukses Syukuran Kantor/Taman Edukasi AMPHIBI ” Sederhana Tapi Penuh Makna”

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor August 8, 2025 August 8, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article BMKG Ungkap Penyebab Gempa Tapteng Tadi Malam
Next Article Perusahaan Korsel Perkenalkan Generasi Terbaru Pemurni Udara
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Simpan Sabu, Seorang Pria Diamankan Polsek Pantai Labu
HOME KRIMINAL
Wali Kota Medan Luncurkan Logo HUT Kota Medan Ke-436 Tahun
Medan
Bobby Pastikan Listrik di Sumut Sudah Pulih 100 Persen Pasca Blackout
Medan
Peringati 78 Tahun Nakba, Baik Berisik Sumatera Utara Gelar Run for Liberation 2026
Medan
- Advertisement -
May 2026
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?